RajawaliBaruna.Com | Aceh Utara 13/2/2022,Didesa Ranto panyang kec tanah jambo aye dari 5 unit rumah yang dibangun tahun 2021 4 unit rumah sudah siap, 1 unit lagi belum siap padahal sudah tahun 2022 herannya geuchik membeli material dengan cara sedikit bukan secukupnya. Kata kepala tukang.
Geuchik menyuruh kerja sama tukang sementara sisa semen 3 sak lagi, didalam rumah belum diplaster semen yang ada masih kurang untuk sementara kami istirahat dulu Geuchik belum membeli semen dan atap kerangka baja juga belum ada material ditempat.
Herannya anggaran yang plot tahun 2021 sebanyak Rp. 80.000.000 juta per unit rumah yang dikerjakan masih 1 unit rumah belum selesai sudah memasuki tahun 2022 ada apa timbul pertanyaan,Ujarnya.
Setelah ditimbun lapangan volly tanah timbunan sudah padat tetapi tidak kerjakan lagi,Ujar masyarakat.
Saat media mengkonfirmasi rumah sudah siap,tapi lagi dikerjakan oleh tukang,Ujar Geuchik.jawaban yang sungguh aneh.
Material sudah ada baik jendela atau pintu serta kerangka baja atap rumah.
Lapangan volly sudah ditimbun cuma menunggu tanah timbunan biar padat baru diplaster lantai juga tiang lapangan volly dengan anggaran ,Rp.50.000.000 tahun 2021 siap digunakan lapangan tersebut.

Anehnya lagi masyarakat selama ini tidak lagi mendengarkan Azan berkumandang karena mushola yang lama sudah dihancurkan oleh Geuchik
Sementara meunasah yang dibangun oleh Geuchik lama tidak dipakai,Ujar tokoh masyarakat.
(Thaifuri)

