Rajawalibarona.com | ACEH UTARA –
Wajah ceria mewarnai ratusan anak sekolah saat menu makan siang sehat tiba di lembaga pendidikan mereka. Program nasional ini disambut antusias oleh seluruh warga sekolah setelah sekian lama menunggu kepastian. Distribusi langsung ke wilayah tersebut sekaligus menuntaskan penantian panjang selama satu setengah tahun terakhir. Senin (19/5/2026).

Sebelum bantuan ini tiba, anak-anak kerap mempertanyakan kepastian program tersebut. Mereka sempat mempertanyakan mengapa wilayah lain sudah lebih dulu menerima pembagian porsi makan gratis. Namun hari ini, harapan terpendam dari para murid tersebut akhirnya terjawab tuntas.

Pada peluncuran perdana ini, panitia menargetkan distribusi harian menyasar 2.176 penerima. Namun, realisasi di lapangan baru mencapai 1.547 porsi MBG. Sebanyak 629 jatah belum bisa tersalurkan karena hambatan operasional. Informasi yang dihimpun menyebutkan, salah satu alat masak di dapur terbakar saat proses pengolahan, sehingga pemenuhan kuota hari pertama tidak sempat tercapai sesuai target.

Pihak media ini telah berupaya melakukan konfirmasi kepada jajaran MBG, Tgk Syeh. Namun, hingga berita ini dirilis, panggilan telepon belum direspons dan pesan singkat melalui WhatsApp belum dibaca.

Meskipun operasional dapur sempat mengalami kendala teknik, distribusi di lapangan dipastikan berjalan aman. Proses pemantauan dibantu langsung oleh Babinsa Koramil 12 Tanah Pasir, Wakapolsek, tenaga kesehatan Puskesmas, serta jajaran Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) setempat.

Jajaran di balik program MBG di wilayah ini dipimpin oleh Muhammad Malik Ridwan, S.Kom selaku KA.SPPG, bersama tim ahli gizi Faizah Muhajirah, S.TP dan Rizka Annisa, S.Ak. Sementara operasional lapangan dijalankan melalui Yayasan PA Aneuk Nanggroe Pase milik Ismail yang beralamat di Jalan Cut Asiah Jrat Manyang, dengan proses memasak yang dilakukan oleh Rahmadani selaku pemilik dapur mitra di Jalan Tanah Pasir Lapang, Desa Ketapang, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Berdasarkan pantauan di lokasi, menu sehat seimbang yang disajikan terdiri dari: nasi putih, ayam goreng semur bali, tahu goreng, lalapan seledri beserta timun, serta buah jeruk. Seluruh porsi tersebut dipastikan layak dan aman.

Dari total kuota wilayah sebanyak 2.176 jiwa, berikut rincian sekolah yang sukses menerima distribusi di hari pertama (total 1.547 porsi MBG):

Tingkat TK/KB (291 porsi):
TK Negeri Pembina Tanah Pasir: 82 porsi
TK SBB Mulia: 23 porsi
KB Sinar Rembulan: 19 porsi
PAUD Almunira: 18 porsi
KB Semangat Baru: 16 porsi
TK Bina Bangsa: 25 porsi
TK SBB Almanan: 67 porsi
SPA Ar Rahmah: 41 porsi

Tingkat SD (1.256 porsi):
SD Negeri 1 Tanah Pasir: 248 porsi
SD Negeri 2 Tanah Pasir: 243 porsi
SD Negeri 4 Tanah Pasir: 402 porsi
SD Negeri 5 Tanah Pasir: 183 porsi
SD Negeri 6 Tanah Pasir: 180 porsi

Sementara itu, terdapat tiga sekolah yang belum terakomodasi pada hari pertama akibat keterbatasan kuota masak darurat:
SD Negeri 3 Tanah Pasir (Kebutuhan: 146 porsi)
SMP Negeri 1 Tanah Pasir (Kebutuhan: 269 porsi)
SMA Negeri 1 Tanah Pasir (Kebutuhan: 214 porsi)

Hari pertama Pembagian MBG Dikecamatan tanah pasir berjalan lancar Dan menu yang disajikan Tidak ada kendala,Semoga Selalu Aman untuk dikonsumsi.

(Amun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *