RajawaliBaruna.com| Aceh Utara Sekitar lima orang Wartawan Kembali mendatangi SMPN1 Seunuddon untuk mencari fakta Tentang skandal korupsi dan Kelakuan Oknum Kepala Sekolah

Rabu,5/01/2022

Wartawan yang tergabung dari Beberapa media di Aceh Utara Menanyakan tentang beberapa hal Menyangkut masalah beasiswa PIP yang sampai sekarang belum Juga di bagikan kepada siswa,Padahal menurut penuturan wali Murid oknum Kepala Sekolah Menjanjikan beasiswa akan cair Tiga hari setelah Siswa mau di Suntik vaksin.

Tapi nyatanya sudah sebulan Belum juga di bagikan beasiswa Tersebut dengan alasan harus di Ambil oleh orang tua murid,Sebelumnya beasiswa yatim juga Di lakukan pemotongan sebesar (50.000 ribu)karena di protes oleh beberapa guru,kepala sekolah Langsung mengembalikan uang Yang telah di potong.

Nasib sial pun menimpa guru Honorer yg telah membeberkan Laporan Fiktif dana BOS,Oknum Kepala sekolah mengancam tidak Memberikan honorarium guru Tersebut karena kesal atas Pemberitaan di media yang telah Menyudutkan Kepala Sekolah Melalui pemberitaan di media.

Alasan tidak di berikannya gaji Tersebut di karenakan Oknum Kepsek menyatakan guru honorer Tersebut tidak ada kontrak kerja Dengan Kepala Sekolah padahal Guru honorer tersebut pernah Beberapa kali menandatangani Amprahan gaji.

Menurut penuturan guru honorer Dan guru lainnya yang tidak mau di Sebutkan namanya Oknum Kepsek Memang tidak layak menjadi Kepala Sekolah karena telah Banyak menghabiskan anggaran Dana BOS selama empat tahun Tapi sarana dan prasarana di Sekolah tidak memadai,belasan Tablet komputer,MCK yang di Peruntukkan kepada siswa tidak Layak pakai,hingga meja dan kursi Belajar banyak yang tidak layak Pakai.

Menurut penuturan sebagian besar Guru di saat sehari sebelum di Adakannya acara HGN(Hari Guru Nasional) Oknum Kepsek memaki Dengan perkataan kotor kepada Guru di hadapan siswa karena guru Tidak becus dalam latihan upacara Bendera.

Disisi lain,Oknum Kadis pendidikan Aceh Utara pun hingga saat ini Masih bungkam dan tidak berani Mengambil sikap tegas atas Permasalahan yang terjadi selama Ini di SMPN 1 Seunuddon karena Alasan belum di Lantik,beberapa Guru dan staf mendug

Oknum Kadis pun masih belum Layak menjadi Kepala Dinas.Hingga berita di tayangkan belum Ada klarifikasi dari Dinas terkait

(Taifuri )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *