RajawaliBaruna.com | Seunuddon | Tim monitoring dari Bappeda Aceh datang langsung mengunjungi Desa Ulee Rubek Timu pada Rabu 8 Juni 2022 untuk melihat dan mengecek langsung bantuan penerima bantuan pemberdayaan Ekonomi masyarakat konflik anggaran tahun 2021.
Fadli,staf evaluasi dari Bappeda bersama kawan kawan datang ke desa Ulee Rubek Timu untuk melihat dan menanyakan langsung penerima bantuan yaitu Imran Hasan tentang hal keadaan becak yang di terima.
Menurut informasi yang kami dapatkan dari Fadli staf Bappeda Aceh mengatakan bahwa Kecamatan Seunuddon yang mendapatkan bantuan berjumlah 5 orang.
Kelima orang tersebut adalah Imran hasan gp.ulee rubek bantuan becak tiga roda.
Syukran, matang lada bantuan uang 5 juta
Armiah, ulee matang bantuan uang 5 juta
Eva suryadi ule matang uang 5 juta dan Nurlaila Mane Kawan uang 5 juta.
Tim Bappeda Aceh di sambut hangat langsung oleh Geusyik Ulee Rubek Timu Azhari,dan di suguhi dengan makanan khas laut Mie Udang,Azhari mengatakan bahwa Tim Bappeda Aceh yang telah datang jauh-jauh dari Banda Aceh hanya untuk monitoring keberadaan kendaraan dan uang tunai kepada penerima, mudah-mudahan penerima bantuan dapat mempergunakan bantuan yang di terima sebaik mungkin.

Bantuan tersebut bersumber dari APBA tahun anggaran 2021 kepada keluarga korban Konflik.
Imran Hasan selaku penerima bantuan becak tiga roda mengucapkan terimakasih kepada tim Bappeda yang telah jauh-jauh datang dari Banda Aceh untuk melihat kondisi becak yang masih baru.
Saat kami konfirmasi dengan Imran Hasan tentang surat-surat becak ya beserta STNK,Imran Hasan menjawab, “bahwa dirinya ada menanyakan tentang surat-surat kendaraannya kepada tim Bappeda bahwa dirinya hanya di berikan surat jalan,sedangkan surat-surat kendaraannya berupa buku hak milik dan STNK akan di berikan setelah 5 tahun,ungkapnya.
(Muhazir)

