Rajawalibaruna.com | Aceh Timur – Hari ini, Senin (27/6/2022) warga Desa Alue Gadeng Gampong Aceh Timur mengikuti “Sosialisasi Ketahanan Pangan” yang dimulai pada pukul 09.00 wib hingga selesai di Kantor Geuchik Alue Gadeng Gampong.

Pada sambutannya, Geuchik Alue Gadeng Gampong Hadi Sahputra menyampaikan bahwa nantinya setelah sosialisasi tersebut selesai akan dibeli bebek sebagai ternak bantuan kepada warga desa.

Dalam kesempatan tersebut Geuchik juga menambahkan, “untuk warga yang lembunya terkena atau tertular penyakit ternak PMK bisa melapor segera”, ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Birem Bayeun Iskandar, S.Kom, Kapolsek Birem Bayeun AKP Syamsudin, SH. MH, Danramil 11/BRB Kapten CZI Karsono, beserta Nurma (Mantri Hewan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan) sebagai pemateri. Selain itu Tuha Peut, Sekdes, Imam Gampong, Perangkat desa, beserta Babinsa Serda Eko Tri Suranto dan Bhabinkamtibmas Bripka Moch Jufri turut berhadir dan mendampingi sosialisasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, warga penerima manfaat akan diberikan bebek petelur untuk dipelihara di rumah masing-masing yang direncanakan diterima oleh seluruh warga desa yakni 109 KK dan setiap keluarga mendapatkan 10 ekor bebek. Teknis pembagiannya juga dilakukan secara kelompok dengan 13 KK dari 1 kelompok.

Camat Birem Bayeun pada kesempatan yang sama juga menanyakan kepada warga yang hadir untuk benar-benar serius jika ingin menjalankan ternak bebek tersebut agar berhasil.

Camat juga menganjurkan warga untuk mencari ilmu beternak bebek tidak hanya dalam forum dan sosialisasi tersebut, namun bisa mencari dari sumber lain agar ilmu warga makin maksimal.

Diharapkan warga desa yang mengikuti sosialisasi dapat menerima materi yang disampaikan dengan baik agar program desa tersebut dapat dijalankan dengan baik dan menjadikan Desa Alue Gadeng Gampong menjadi lebih maju dalam hal pangan.

Kapolsek juga berharap agar nantinya tidak ada laporan warga yang menerima bantuan bebek tersebut malah menjualnya kepada orang lain. Nantinya akan dibentuk tim pengawas yang akan mengawasi program ini, jika warga menjual bebek tersebut maka akan berhadapan dengan hukum.

(Fatih)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *