Rajawalibaruna.com I Langsa Warga keluhkan banyaknya tumpukan sampah diseputaran kota Langsa, terlebih sampah-sampah tersebut berada di jalan utama dan lingkungan padat penduduk Pada Hari Selasa,26/07/2022
Anehnya meskipun, ada dibeberapa titik, sudah ada bertuliskan dilarang membuang sampah, tetapi masyarakat masih saja membuang sampah, contohnya seperti di Persimpangan jalan T. Umar menuju jalan rel kereta api dan Simpang empat pasar hewan, atau simpang empat jalan syiah Kuala dan jalan rel kereta api, atau tepatnya di depan asrama polisi pasar hewan.
Pantauan ada beberapa titik tumpukan sampah, yang begitu menganggu pemandangan kota Langsa dan pengguna jalan, seperti dikampung Mutia (jalan H.Agus Salim) dan jalan syiah Kuala (Simpang 4 pasar hewan). Walaupun saat Media Ini melakukan penelusuran juga didapatkan diseputaran jalan T.Umar.
Bahkan dijalan syiah Kuala sudah mulai menimbulkan bau yang tidak sedap. Chaidir salah seorang warga yang bertempat tinggal diseputaran jalan tersebut, saat dikonfirmasi Oleh Media mengatakan, bahwa, mayoritas yang membuang sampah ditempat tersebut dilakukan sambil lewat, atau dilemparkan dari sepeda motor ataupun mobil bahkan ada juga yang khusus mengantar sampahnya dengan mengunakan becak.
Dalam hal ini kita selaku warga kota Langsa sangat menyangkan hal ini terjadi, untuk itu kepada Walikota Langsa agar dapat menegur kepala dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan kota Langsa, jangan sampai dimasa sisa akhir kepemimpinan Walikota Langsa Usman Abdullah yang dikenal dengan Walikota yang cinta akan Kebersihan dan keindahan kota Langsa tercoreng akibat maraknya tempat pembuang sampah liar akhir-akhir ini, terang Chaidir.
Selain itu, kita berharap juga kepada pihak terkait dan perangkat Gampong juga ikut andil didalam penertiban sampah-sampah liar tersebut, agar permasalahan tumpukan sampah liar terselesaikan jangan menjadi objek pembicaraan masyarakat terhadap yang dapat menurunkan prestasi pemerintah kota Langsa.
Yang lebih mengherankan lagi, padahal tumpukan sampah yang ada dijalan syiah Kuala (Simpang 4 pasar hewan) sudah berulang ulang dimuat dimedia online tetapi sepertinya instansi terkait tidak peka tutup Chaidir
Penulis ( Sofyan Rizal)

