Rajawalibaruna.com | kabupaten Gayo Lues -Kesbangpol provinsi Aceh telah melaksanakan kegiatan sosialisasi regulasi organisasi kemasyarakatan di kabupaten Gayo LuesPada hari Selasa27 September 2022
Kegiatan ini di laksanakan di aula rumah makan Nusantara Blangkejeren kecamatan Blangkejeren kabupaten Gayo Lues.
Turut hadir dalam kegiatan ini anggota Kesbangpol Aceh sebanyak 5 orang,perwakilan Menkumham Edison,kepala badan Kesbangpol Gayo Lues Muhammad Nuh,asisten II Irwansyah, kasat Intel polres Gayo Lues, kepala bidang politik dan ormas Kesbangpol Gayo Lues Hasan Basri.SE, para ketua ormas kabupaten Gayo Lues Dan beberapa LSM.
Kegiatan ini di buka oleh asisten II kabupaten Gayo Lues Irwansyah.
Dalam sambutannya asisten II mengatakan bahwa kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat merupakan hak asasi manusia dan di jamin dalam UUD negara republik Indonesia .
Salah satu wadah dalam menjalankan kebebasan yang di maksud adalah organisasi kemasyarakatan (Ormas).
Kepala kesbangpol Gayo Lues Muhammad Noh, M.AP menyampaikan ormas memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan.
Pembangunan tidak mungkin dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan partisipasi dan dukungan seluruh elemen, termasuk LSM maupun Ormas,” katanya.
Sebagai organisasi maupun lembaga yang hidup dan berkembang di Indonesia, dalam setiap gerak dan aktivitasnya harus menjunjung tinggi Pancasila serta azas yang berlaku di masyarakat berupa budaya, adat, dan etika.
Hal ini berlaku pula dalam setiap penyampaian pendapat, masukan, maupun kritikan terhadap suatu permasalahan. Semua proses tersebut membutuhkan penyampaian yang baik dan sesuai dengan ketentuan hukum serta nilai yang berlaku dalam masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, kunci kesuksesan pembangunan Ormas/LSM sebagai wadah aspirasi masyarakat yang santun dan beretika adalah dengan cara menjalin komunikasi baik.
Jalinlah komunikasi sebaik mungkin, agar kritik maupun masukan dapat tersampaikan dengan tetap menjaga kondusifitas, karena sangat dibutuhkan dalam proses berlangsungnya suatu pembangunan,” tutupnya
nya
Kabiro Gayo Lues
penulis (Amin lingga)

