RajawaliBaruna.com | Aceh Tamiang – Perselisihan berujung pelaporan tentang pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Mantan Sekretaris Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Al – Ikhsan Syamsu Rizal terhadap Pengurus BKM dan Panitia pembangunan Masjid Al – Ikhsan Kampung Sungai Liput pada Rabu, 16 Juni 2021 saat ini dikabarkan telah sepakat untuk berdamai.

Diketahui bahwa sebelumnya perselisihan tersebut terjadi karena adanya miskomunikasi antara pengurus BKM, Panitia Pembangunan Masjid Al Ikhsan dengan mantan Sekretaris BKM Masjid Al Ikhsan (Syamsu Rizal) tentang pelaksanaan dan penggunaan anggaran Pembangunan Masjid Al-Ikhsan pada beberapa waktu lalu hingga berbuntut pelaporan kepada pihak kepolisian.

Akibatnya ketua MPU Aceh Tamiang bersama dengan pemerintah kampung Sungai liput pun turun tangan untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi dengan menempuh jalan perdamaian secara kekeluargaan dan secara adat.

Proses mediasi perdamaian antara pengurus BKM, Panitia Pembangunan Masjid Al Ikhsan dengan mantan Sekretaris BKM Masjid Al Ikhsan (Syamsu Rizal) tersebut berlangsung di masjid Al-Ikhsan.

Perdamaian tersebut turut dihadiri oleh Datok Penghulu dan perangkatnya serta didampingi oleh MUSPIKA setempat dan disaksikan oleh tokoh-tokoh masyarakat yang bertempat di Masjid Al-Ikhsan Sungai Liput.

Kemudian kedua belah pihak yang berselisih paham akhirnya secara resmi berdamai setelah menandatangani surat perjanjian damai pada tanggal 19 Desember 2021.

Dari peristiwa perdamaian tersebut, Syamsu Rizal (mantan Sekretaris) BKM Masjid Al Ikhsan Sungai Liput secara terbuka meminta maaf kepada mantan ketua dan wakil ketua BKM serta Panitia Pembangunan Masjid Al-Ikhsan kampung Sungai Liput.

“Saya secara pribadi meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada mantan Ketua dan mantan Wakil Ketua serta Panitia Pembangunan Masjid Al-Ikhsan Sungai Liput atas ke khilafan saya ,sehingga menimbulkan ketidak nyamanan yang terjadi dimasyarakat selama ini,sewaktu proses pembangunan Masjid Al Ikhsan Sungai liput dilaksanakan” kata Syamsu Rizal ”

“Saya juga menyatakan bahwa selama ini saya telah salah paham tentang beredarnya penyampaian informasi yang belum jelas kepada saya tentang pelaksanaan pembangunan Masjid Al-Ikhsan Sungai Liput, terutama kepada mantan Ketua dan Wakil BKM serta Panitia Pembangunan Masjid Al-ikhsan Sungai Liput”, ungkapnya.

“Saya berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terjadinya proses mediasi ini sehingga jalan perdamaian dapat terlaksana dengan baik”, tutupnya”. ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *