RajawaliBaruna.com | Banda Aceh – Hari kedua di adakannya Bimtek peserta yang tersebar dari enam Desa empat kabupaten/kota di Aceh di arahkan untuk mempresentasikan hasil dari pembelajaran yang telah di berikan.

Satu persatu peserta di persilakan tampil ke depan untuk menerangkan dan menjelaskan bahan bahan dari produk baik berupa makanan dan minuman yang di edarkan oleh perusahaan atau makanan dan minuman siap saji maupun kuliner buatan sendiri serta penggunaan metode yang yang telah di terapkan oleh BPOM Aceh.

Peserta sangat bersemangat memberikan uraian tentang makanan dan minuman menurut ide kreatifnya masing sehingga peserta lebih yakin dan bertambah ilmunya ucap salah seorang peserta Marlina dari Ulee Rubek Timu.

Setelah itu peserta di arahkan ke ruang laboratorium untuk di berikan fasilitas dan alat cek makanan dan minuman untuk mengetahui terjamin bagi kesehatan atau tidaknya makanan dan minuman hingga waktu isoma tiba.

Acara di lanjutkan pada pukul 14.30 WIB dengan memberikan lembar pertanyaan kepada peserta Bimtek sebanyak 20 butir yang harus di jawab dalam waktu 10 menit,rata rata pertanyaan bisa di jawab dengan mudah.Amir Yusuf selaku salah satu peserta Bimtek BPOM mengatakan kini saya Alhamdulillah sudah lebih faham tata cara kerja BPOM.

Alhamdulillah Desa Ulee Rubek Timu mendapatkan nilai tertinggi dalam pengisian koesioner jawaban peserta Bimtek dan mendapatkan hadiah dari Panitia Bimtek BPOM.

Acara di tutup dengan penyerahan Sertifikat bagi peserta Bimtek, Bu Endang sebagai Panitia Acara mengucapkan, “terimakasih kepada seluruh peserta dari 6 desa atas partisipasinya dalam mengikuti acara,mudah2an kita bisa di pertemukan kembali,” harapnya.

(Muhazir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *