Aceh Tamiang // Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto, ST menghadiri Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Aceh Tamiang ke – 20 yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati, pada Senin (11/04/2022).
Terlihat dengan menggunakan pakaian Teluk Belanga khas Melayu, Ketua DPRK hadir dalam pelaksanaan upacara hari jadi Tanah Bumi Muda Sedia tersebut.
Upacara peringatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Aceh (Ir. H. Nova Iriansyah, M.T.) dan juga sebagai pembina upacara.
Dalam sambutannya, Gubernur Aceh menyampaikan “Selamat Hari Jadi Kabupaten Aceh Tamiang, umumnya pembangunan Provinsi Aceh khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, Semoga Peringatan Hari Jadi Kabupaten Aceh Tamiang menjadi momentum dalam mewujudkan Aceh Tamiang kedepan yang semakin maju dan sejahtera.
Lebih lanjut Gubernur mengucapkan ribuan terimakasih kepada Media Massa, Dinas Kesehatan Aceh Tamiang (RSUD), TNI-POLRI yang telah melaksanakan Vaksinansi COVID-19 yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang. “Masalah apapun yang terjadi, Mari kita selesaikan secara bersama-sama”, ungkapnya.
Gubernur Aceh menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai prestasi yang telah diraih Kabupaten Aceh Tamiang, seperti dalam hal Tata Kelola Pemerintahan yang delapan kali berturut – turut mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian.
“Tamiang juga memperoleh Penghargaan Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 kategori Zona Hijau dari Ombudsman RI. Hal ini menjadi indikator, pelayanan publik di daerah ini semakin baik”, ujar Gubernur Aceh.
Nova Iriansyah juga menyinggung letak Kabupaten Aceh Tamiang yang berada di perbatasan Sumatera Utara, menyebabkan kemajemukan dan keberagaman budaya.
“Kondisi ini tentu menghadirkan dinamika tersendiri bagi Pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang. Oleh karena itu, para pejabat di daerah ini harus bisa memimpin secara bijaksana, adil dan amanah, dengan menjadikan kemajemukan ini sebagai modal penting dalam pembangunan”, ucap Nova.
Nova juga mengakui potensi kekayaan alam Aceh Tamiang yang menjadi andalan bagi Provinsi Aceh. Tamiang merupakan salah satu basis perkebunan dan pertanian dengan berbagai komoditi bernilai ekonomi tinggi, seperti kelapa sawit, karet, kakao, jagung, serta berbagai komoditi lainnya. Sektor perikanan dan peternakan juga merupakan sektor utama wilayah ini. Di sektor tambang, Aceh Tamiang memiliki pusat produksi minyak yang telah eksis sejak puluhan tahun silam.
Oleh sebab itu, Nova berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga hubungan yang harmonis antar seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kerjasama yang baik bukan hanya membuat Kabupaten ini semakin maju tapi juga mampu mempertahankan identitasnya sebagai ujung tombak Aceh di wilayah perbatasan.
“Untuk itu, partisipasi masyarakat mendukung pembangunan Aceh Tamiang sangatlah diharapkan”, pungkas Nova mengakhiri amanat.
Ditempat terpisah Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto mengatakan bahwa Kabupaten Aceh Tamiang yang berbatasan langsung dengan Propinsi Sumatera Utara memiliki keunikan dan potensi sumber daya alam yang cukup kaya. Keunikan itu antara lain, terkait kemajemukan masyarakatnya sehingga membuat Aceh Tamiang sangat kaya dengan keanekaragaman”, Ungkapnya.
Beliau juga berharap dihari jadi yang ke 20 ini, Aceh Tamiang agar semakin makmur dan berjaya seperti masa kerajaan dulu. Suprianto juga mengajak masyarakat agar tetap melestarikan budaya Aceh Tamiang karena kearifan lokal.
Di akhir upacara, Ketua DPRK Suprianto, ST melakukan penyerahan bantuan pembangunan rumah dhuafa, hadiah perlombaan kepada kelompok tani terbaik, perlombaan penyuluh terbaik, penyerahan bantuan beasiswa dan bantuan kepada penderita stunting.
Dalam rangkaian acara, siswa Sekolah Luar Biasa Kabupaten Aceh Tamiang mempersembahkan penampilan dengan membawakan lagu Selamat ulang tahun Kabupaten Aceh Tamiang dan juga lagu ciptaan khusus berbahasa Gayo untuk Gubernur Aceh.
Tampak juga Gubernur Aceh, Nova menyumbangkan suara emasnya menyanyikan lagu melayu dengan iringan musik dari siswa SLB Aceh Tamiang.
Turut hadir mengikuti Upacara Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Forkopimda Aceh Tamiang, Wali Kota Langsa, seluruh unsur Forkopimda dan seluruh ASN di Lingkup Aceh Tamiang. (Fendi)

