RajawaliBaruna.com | Banda Aceh| -Sebelumnya Muhammad Saleh Selian sesuai dengan press rilis yang dikirimkan Rabu (13/4/2022),bahwa peristiwa dugaan peristiwa yang menimpanya itu telah dilaporkan nya ke provam polres Aceh dengan Nomor STPL / 01 / IV / HUK . 12. 10 / 2022 ,
pada Tanggal 08 April kemarin.
Sesuai Laporan Polisi Nomor LP / B / 01 / IV / HUK. 12. 10 / 2022 Propam Tanggal 08 April 2022 .Atas perintah pimpinan Polres Aceh Tenggara pada pukul 21 : 00 WIB sampai dengan selesai, saya beserta saksi telah dimintai keterangan oleh unit Propam Polres Aceh Tenggara dan ditandatangani .
APH yang melakukan pemeriksaan adalah JHON KARNEDI DESKY , SE AIPDA NRP 83100068 ditanda tangani .
Kronologis singkat dugaan peristiwa Arogansi terhadap saya sbb :
– pada hari Kamis tanggal 07 April 2022 selesai menunaikan ibadah sholat dhuhur sekira pukul 13 : 10 WIB di pelataran parkir sebelah Timur Masjid Agung At Taqwa persis gerbang masuk Masjid Agung At Taqwa Kota Kutecane Kecamatan Bubussalam kabupaten Aceh Tenggara .
– Saya bersama teman saya As’Ari berdiri di pelataran parkir pintu masuk sebelah timur masjid agung At Taqwa , kemudian datang seorang oknum polisi Aktif yang saya kenal ajudan Bupati Aceh Tenggara bersama anak laki-laki seumuran kls 6 SD atau kls 1 SMP menghampiri kami .
– Kemudian oknum tersebut menegur saksi sdr . As’Ari dan menoleh kepada saya sambil berucap ” Hallo LSM tukang Gejut ” ( kurang lebih artinya Hallo LSM tukang menakut – nakuti ) saya jawab ” kenapa kau ngomong seperti itu ”
– kemudian oknum tersebut menghampiri saya dengan berucap ” sudah lama aku tidak soor sama kau” sambil mendekati saya .
– kemudian ketika oknum tersebut mendekati saya dimana teman saya sdr. As’Ari persis didepan saya , pada saat oknum tersebut ingin menyergap saya dan secara sigap atau spontan sdr. As’Ari memeluk oknum tersebut sambil berkata ” apa masalah kalian aku tidak tahu kok tiba-tiba begini ”
– ketika sdr. As’Ari masih memeluk oknum tersebut ? Saya katakan kepada oknum tersebut ” kita dari dulu berteman apa masalah sebenarnya ” posisi saya sambil melipat kedua tangan .
– kemudian oknum tersebut seperti orang kesurupan ingin mendekati saya namun dihalangi sdr. As’Ari .
– berselang beberapa menit kemudian ? Jama’ah lainnya keluaran ke arah pelataran masjid agung At Taqwa . Kemudian sdr. As’Ari membawa oknum tersebut ke mobil putih jenis Innova Rebon Nopol mobil tersebut tidak saya ketahui dan mobil tersebut adalah milik oknum tersebut , dimana mobil tersebut setiap hari dikendarai oknum tersebut . Pada saat sdr. As’Ari membawa oknum tersebut menuju mobilnya yg terparkir peris didepan gerbang masuk Masjid At Taqwa ( jarak saya dengan mobil oknum tersebut sekitar 4 ( empat ) meter dan sdr. As’Ari berucap ” malu kita dilihat orang ”
– kemudian oknum tersebut masuk ke mobilnya persis di kursi depan kemudi dan masih mengeluarkan ucapan dan saya dengar ucapan terakhir adalah ” kau kenal aku tamat kau nanti ” sambil menepuk – nepuk perut atau pinggang sebelah kanan .
– kemudian oknum tersebut pergi meninggalkan lokasi bersama anak laki-laki yg tersebut diatas .
Setelah peristiwa tersebut ? Saya masih menunggu etikad baik dari oknum tersebut selama dua jam ? Namun tidak kunjung ada .
Berhubung menyangkut kenyamanan saya maupun keamanan saya dan keluarga saya mengingat sebelumnya saya tidak ada persoalan ataupun tidak pernah berselisih dengan oknum tersebut ? Saya bersama sdr. As’Ari menyambangi unit Propam Polres Aceh Tenggara sebagai bentuk penyampaian hukum terhadap peristiwa yang saya alami
Berhubung karena ada giat Internal propam polres Aceh Tenggara maka dapat dipermaklumi dan saya diarahkan datang melapor pada esok harinya yakni Tanggal 08 April 2022 ( Peristiwa arogansi Tanggal 07 April ) .
Pun demikian belum ada etikat baik dari oknum tersebut karena tenggang waktu saya melapor resmi bekisar 21 ( Dua puluh Satu ) Jam artinya saya masih berharap ada permintaan maaf dari oknum terseb
mungkin dia khilaf .
Agar tidak menjadi Fitnah ataupun laporan palsu sesuai keterangan saya tertuang di BAP unit Propam Polres Aceh Tenggara ( Tanggal 08 April 2022 ) saya meminta penyidik mengambil isi CCTV pelataran parkir masjid agung At Taqwa dimana ada dilokasi tersebut ada terpasang 2 ( Dua ) unit CCTV , karena mengambil rekaman CCTV adalah wewenang penyidik terlebih peristiwa ini sudah diranah penyidik .
Hari ini saya telah melakukan konfirmasi kepada Bapak IPDA. PIKKIR MARPAUNG selaku Kasi Propam Polres Aceh Tenggara dalam hal yang saya sebutkan di BAP agar mengamankan isi CCTV pada hari Kamis Tanggal 07 April 2022 durasi mulai Pukul 13 : 00 Wib s/d Pukul 13 : 30 Wib . Menurut Kasi Propam Polres Aceh Tenggara ? tentang CCTV yang dimaksud telah ada perintah dari pimpinan.
Alhamdulillah berdasarkan keterangan petugas Madjid Agung At Taqwa ( Satpam ) bahwa CCTV yang dimaksud dalam keadaan baik atau berpungsi tanpa ada kerusakan ( keterangan dari Satpam masjid agung At Taqwa berbentuk Video ) dan dua rekaman pernyataan saya simpan dan telah saya kirimkan kepada Bapak IPDA PIKKIR MARPAUNG selaku Kasi Propam Polres Aceh Tenggara sebagai bahan tambahan .
Demikian pernyataan resmi tentang peristiwa dugaan arogansi ini saya sampaikan kepada publik untuk menghindari pitnah dan saya pertanggungjawabkan dihadapan hukum .
redaksi

