Redelong| Rajawalibaruna.com Pj. Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si. mendukung penuh program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ruset dan Teknologi Republik Indonesia menyangkut pelaksanaan Program Sekolah Penggerak (PSP), Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM), Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), dan Perencanaan Berbasis Data (PDB) serta Rapor Pendidikan.

Demikian disampaikan Pj. Bupati Haili Yoga, M.Si. ketika menerima kunjungan dan beraudiensi dengan Tenaga Ahli Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang ditempatkan di Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh Syarkani, M.Pd secara khusus mendukung penuh Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Platform Merdeka Mengajar (PMM), Program Sekolah Penggerak (PSP), Program Guru Penggerak (PGP) dan Perencanaan Berbasis Data (PDB) serta Raport Pendidikan untuk Provinsi Aceh didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Selasa (11/10/2022).

“Kemendikbud dan Ristek melalui BPMP Aceh sangat mendukung IKM, PMM, PSP, PGP dan PDB termasuk Raport Pendidikan yang telah di impelemtasikan di daerah Kabupaten Bener Meriah yang bertujuan memberikan keleluasaan satuan pendidikan dalam melaksanakan program sekolah penggerak, mengimplementasikan kurikulum merdeka dan sejumlah kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ruset dan Teknologi Republik Indonesia.

Oleh karena kami hadir untuk memastikan dukungan Pemerintah Kabupaten, sehubungan telah ditetapkannya Kabupaten Bener Merah sebagai salah satu Kabupaten/Kota bersama 10 Kabupaten/Kota lainnnya di Aceh sebagai Pelaksana PSP terlebih sudah lolosnya 23 satuan pendidikan jenjang TK, SD dan SMP di Kabupaten ini sebagai Sekolah Penyelenggara Program Sekolah Penggerah dan ini merupakan sebuah langkah maju dan prestasi bagi kemajuan pendidikan di Bener Meriah”demikian disampaikan oleh Syarkani, M.Pd kepada Pj. Bupati Drs. Haili Yoga, M.Si didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Sukur, S.Pd, M.Pd.

Ditegaskan oleh Syarkani, M.Pd, “Atas nama Mendikbudristek dan Kepala BPMP Aceh sangat memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang sangat resfon terhadap program pemerintah khususnya dalam bidang pendidikan dan ini merupakan sebuah kinerja dan proses yang pantas kami apresiasi” sebutnya.

Menurut Tenaga Ahli Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada BPMP Aceh tersebut, hal ini terbukti dengan ditetapkannya Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu kabupaten penyelenggaran Program Sekolah Penggerak (PSP) bersama 10 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh, ujarnya.

Menyahuti apa yang disampaikan oleh Syarkani,M.Pd, Pj. Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si menyampaikan ucapan terimakasih dan telah hadir secara khusus ke Kabupaten Bener dan berjanji akan mendukung serta akan memfasilitasi pelaksanaan program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia ini.

“Pemkab Bener Meriah sangat berterimakasih dan akan mendukung penuh pelaksanaan program Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud dan Ristek di Kabupaten Bener Meriah, terlebih Bener Meriah sudah ditetapkan sebanyak 23 sekolah jenjang TK, SD dan SMP sebagai penyelenggara PSP sebagai upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan,” tegas Drs. Haili Yoga, M.Si kepada Syarkani, M.Pd.

Secara terpisah kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah ketika dimintai keterangannya seputar hal tersebut diatas menjelaskan, yang terpenting dari implementasi IKM, PMM, PSP, PGP dan PDB utamanya di Kabupaten Bener Meriah tentu sangat membantu dan bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh Kepala Sekolah, Guru maupun para peserta didik kita dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bener Meriah.

“Untuk mewujudkan hal tersebut Dinas Pendidikan inten berkomunikasi dengan BPMP Provinsi sebagai perpanjangan tangan Kemendikbudristek di Aceh untuk mewujudkan program ini”, sebut Sukur.

“Intinya dengan Impelementasi Kurikulum Merdeka (IKM), hampir bisa dipastikan semua proses belajar mengajar akan lebih maksimal ini dikarenakan semua siswa memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan memperkuat kompetensinya begitu pula para guru bisa lebih leluasa memilih metode dan perangkat belajar yang sudah difasilitasi oleh Kemendibudristek melalui PMM,” tambah Sukur, S.Pd, M.Pd.

Terakhir disampaikan oleh Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah itu, dengan diimeplementasikannya, IKM, PMM, PSP, PGP dan PDB ini di satuan pendidikan Bener Meriah ini, tentunya Pemkab menaruh harapan besar, dimana para dewan guru nantinya akan mampu mencetak generasi bangsa yang cerdas, terampil, mandiri, berkarakter dan berjiwa Pancasila sebagai generasi penerus cita-cita bangsa, Insya Allah, tutup Sukur, S.Pd, M.Pd.

(Adis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *