Rajawalibarun.com / Gayo Lues  Kapolres Gayo Lues Efrianza,S.I.K bersama jajaran kembali melakukan curhat bersama dengan tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, bertempat di warung Wahyu Air Jernih,Kampung Uning Pune, pada hari Jumat (18 November 2022

Hadir dalam acara Jumat Curhat ini dari Unsur Pemda Gayo Lues ,Dinas kesehatan Kabupaten Gayo Lues,Riadus salihin,SKM, Inspektorat Kabupaten Gayo Lues Muhammad Fikar, S.IP.,M.IP.,Kadis Perdagangan,Kadis Kominfo Said Wintareza,SE.MM, Kasatpol PP, Kadis Pertanian Juanda,SH.MH,Saidi Sukri.ST,Sekretaris PUPR,KPH V, Danramil Putri Betung,PDAM Gayo Lues.Camat Putri betung dan semua kepala Desa se-kecamatan Putri Betung dan tokoh masyarakat yang hadir.

Terkait masalah yang ada di kecamatan putri Betung:

Pengulu Desa Marpunge  terkait masalah Kawasan TNGL,dimana masyarakat terkendala terkait dengan pembukaan jalan dan juga terkait perkebunan Masyarakat yang terbentur dengan kawasan TNGL.

Kapolres Gayo Lues mengatakan terkait dengan penebangan kayu,bahwa tindakan penebangan kayu kalau menyalahi (membahayakan) jika merusak lingkungan akan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

Tokoh masyarakat juga menanyakan cara pemberantasan Narkoba di desa masing-masing yang ada di kecamatan Putri Betung,Terkait dengan Narkoba Kapolres Gayo Lues AKBP Efrienza,S.I.K tegas mengatakan bahwa hal ini harus ditangani dengan serius dan bersama untuk memberantas Narkoba dengan menegakkan aturan, tegaknya undang-undang dan dengan kesadaran semua lapisan untuk memberantas nya.

Terkait dengan penggunaan ADD (Alokasi Dana Desa) Kapolres Efrienza,SIK mengatakan agar kepala desa mempergunakan dana desa itu sesuai dengan aturan nya,dan apabila ada permasalahan terkait penggunaan dana desa kita sudah menggandeng pihak inspektorat untuk mencari solusi terkait dengan ADD tersebut.tegas Efrienza.

Terkait dengan penebangan kayu di kawasan TNGL Syahrizal dari perwakilan KPH V,terkait masalah pembukaan jalan dan penebangan kayu yang ada wilayah kerja KPH VI,bisa dibuka dengan syarat dimasukkan permohonan untuk pembukaan jalan ,penggunaan kayu hutan juga sama dengan memasukkan permohonan agar nantinya bisa mana yang bisa.

Ditambahkan Kasatreskrim AKP Zhia UL Archam,S.I.K mengatakan terkait permasalahan di Kecamatan Putri Betung adalah kawasan yang masuk wilayah TNGL, permasalahan nya adalah ilegal logging.

Dimana ada beberapa desa yang ada pembukaan lahan,yang mana lahan ini semakin lama semakin luas.

Maka dengan ini kami sampaikan agar kiranya para kepala Desa supaya bersurat kepada pemerintah daerah,agar kiranya terkait permasalahan lahan TNGL ini agar ada solusinya.

Terkait permasalahan dengan penggunaan Dana Desa (ADD), Muhammad Fikar,S.I.P.M.IP mengatakan terkait dengan pengelolaan dana desa agar kiranya para kepala desa untuk melakukan konsultasi terkait dengan pengelolaan dana desa,Agar setiap permasalahan yang ada di desa supaya kepala desa segera minta dilakukan audit

(Red)

penulis: (Mr Padang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *