Rajawalibaruna.com | Kota Langsa Dalam rangka menyambut milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-46 tahun, Teuku Mustafa Ab selaku Ketua Umum LSM Suara Putra Aceh mengajak seluruh pengurus (LSM SPA) untuk menyambut milad GAM

Momentum bersejarah bagi bangsa Aceh tersebut, bertepatan pada 04 Desember 2022 mendatang. Karenanya, untuk mengenang para syuhada yang telah berjasa memperjuangkan bumi Aceh pertiwi di masa konflik berkepanjangan, ia mengajak masyarakat guna berdoa kepada para syuhada yang sudah syahid

Disebutkan, tanggal 4 Desember merupakan hari bersejarah bagi bangsa Aceh, karena pada tanggal tersebut dimulainya perjuangan Gerakan Aceh Merdeka melawan Pemerintah Republik Indonesia dan mengakhiri pertikaian di Naggroe Aceh dengan penandatanganan perdamaian kedua belah pihak pada 15 Agustus 2005 silam. Karenanya, sangat patut mengucapkan puji syukur kepada Allah dengan mengirim doa guna mengenang hari bersejarah tersebut

“Untuk mengenang jasa para pejuang GAM, mari kita doakan, agar Allah menempatkan para pejuang di sisi-Nya. Doa ini bertujuan untuk mengenang kembali konflik Aceh yang berkepanjangan mulai 1976 hingga baru berakhir pada 15 Agustus 2005 silam,” sebut Ketua Umum (LSM SPA)

Pria kelahiran Aceh Timur ini juga berpesan kepada Rakyat Aceh dan masyarakat, untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT, supaya perdamaian yang telah terwujud terus berlangsung dan terjaga. Kemudian, kepada Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan pemerintah Aceh, ia berharap agar memperjuangkan butir-butir MoU Helsinki.

“Hari ini merupakan sejauh mana langkah perjuangan bangsa Aceh setelah 17 tahun damai. Perdamaian ini dengan susah kita raih. Sehingga, menjadi tanggungjawab bersama menjaga perdamaian. Selayaknya kita peduli dan merawat anak syuhada. Karena tanpa para syuhada, kita tidak akan pernah merasakan kedamaian seperti saat ini,” pungkas Ketua LSM SPA

Dirinya berharap, Pemerintah Aceh dapat mendesak Pemerintah Pusat untuk segera merealisasikan seluruh butir-butir MoU Helsinki demi keutuhan perdamaian di bumi Aceh.

“Hari bersejarah ini merupakan buah hasil perjuangan GAM dan masyarakat Aceh seluruhnya. Karena itu, kami mengajak seluruh Rakyat Aceh dan masyarakat Aceh, untuk terus bersatu dan kompak dalam memperjuangkan butir-butir MoU Helsinki yang hingga kini belum terealisasi seutuhnya,” pungkas Ketua Umum (LSM SPA) yang dikenal familiar di kalangan Rakyat Aceh

(Red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *