Rajawalibaruna.com – Kabupaten Bombana – Oknum Penyidik di Polres Bombana, diduga kurang profesional dan “Main Mata” dalam menangani kasus tindak pidana bahan bakar minyak (BBM) subsidi di PT Panca Logam Makmur (PLM).

Di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Beberapa pekan lalu.

Dikatakannya, Ketua Forum Masyarakat Peduli Bombana (FMPB), Haslin Hatta Yahya menegangkan serta mendesak Polda Sultra untuk segera mengambil alih penanganan kasus tersebut yang saat ini belum ada perkembangan kasus tersebut.

Lanjutnya, desakan itu disampaikan Haslin Hatta Yahya lantaran pihak Polres Bombana, dinilai tak serius memproses perkara tersebut.(katanya).

“Bagaimana tidak, sejak penangkapan beberapa bulan yang lalu oleh Tim gabungan TNI/Polri. Kasus tersebut BBM tekah terkuak ke publik, dengan tertangkapnya pihak pengantar di gerbang PT PLM pada tepatnya pada, (25/12/ 22) lalu, hingga saat belum ada kejelasan hukumnya., (tuturnya)

Harapannya, Kepada pihak Polda Sultra agar dapat mengawal serta melakukan tindakan langkah – langkah serius agar kasus tindak pidana tersebut dapat terselesaikan sesuai hukum yang berlaku di Republik Indonesia., (Tutupnya).

Laporan : Nurwindu.nh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *