Foto: Istimewa| Dok. Nasir TP
Foto: Istimewa| Dok. Nasir TP

Rajawalibaruna.com | Aceh Utara — Peringatan Milad Samudera Pasee ke-800 di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Lhoksukon, sukses memikat ribuan pengunjung. Acara tersebut mengusung tema “Tajaga Adat Tapeukong Syariat”, yang bermakna menjaga adat dan meneguhkan syariat sebagai bagian penting dari jati diri masyarakat Aceh. Jumat (11/9/2026)

Di tengah semarak arena Piasan Pasee tersebut, stan Kecamatan Tanah Pasir menjadi magnet tersendiri, terutama bagi para ibu rumah tangga. Daya tarik utama stan ini terletak pada produk bumbu masak kemasan bubuk “Rempah Aceh” Merek “HIGOZI”, sebuah produk sangrai alami asal Simpang Dama, Gampong Ulee Tanoh, yang ditampilkan sebagai buah tangan khas daerah.

Bumbu bubuk merek HIGOZI merupakan produk alami yang dirintis oleh Fazlina selaku founder dan owner. Terinspirasi dari kekayaan rempah lokal dan resep warisan keluarga, bumbu kemasan ini hadir menawarkan kepraktisan tanpa menghilangkan keaslian cita rasa Nusantara.

Nama HIGOZI diambil dari singkatan Halal dan BerGizi. Produk bumbu bubuk ini diunggulkan karena mampu menghasilkan rasa gurih alami dengan aroma rempah yang pekat, serta dijamin bebas dari MSG maupun bahan pengawet.

Guna mempermudah aktivitas memasak di dapur, HIGOZI menawarkan tiga varian. Varian pertama adalah “REMPAH ACEH” yang diracik khusus untuk mempertahankan cita rasa autentik masakan khas Serambi Mekah.

Bagi yang membutuhkan cakupan masakan lebih luas, tersedia varian “BUMBU KARI” yang diformulasikan untuk memperkuat cita rasa berlapis pada kuliner khas Aceh, Arab, hingga Padang. Sebagai pelengkap menu berkuah hangat Nusantara, HIGOZI juga menghadirkan varian “BUBUK SOP”

Meski diproduksi dalam skala usaha rumahan di Simpang Dama Tanah Pasir, jangkauan pasar bumbu kemasan HIGOZI telah merambah luar daerah. Produk ini dikirim ke sejumlah kota besar seperti Jakarta, Palembang, dan Batam. Bahkan, bumbu ini sering dibawa terbang ke Malaysia dan Singapura sebagai oleh-oleh dari Aceh.

Selaku pemilik usaha, Fazlina membeberkan komitmen jangka panjangnya untuk kemajuan Aceh Utara, “Ke depan, HIGOZI memiliki visi untuk terus berkembang sekaligus dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar, terutama dalam menyerap tenaga kerja lokal,” ujar Fazlina dengan penuh harapan.

Menyoal soal harga, Fazlina sengaja mematok tarif yang sangat merakyat agar ramah bagi isi kantong semua kalangan. Untuk varian kemasan ekonomis dijual dengan harga Rp5.000 saja per bungkus, sedangkan untuk varian kemasan botol praktis dibanderol seharga Rp35.000, jelasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *