Rajawalibaruna.com |BIREUEN – Dialog publik antara masyarakat sipil, legislatif, dan eksekutif Kabupaten Bireuen digelar selama dua hari, 15–16 Oktober 2025, di Aula Hotel Bireuen Jaya.
Mengusung tema “Mewujudkan Demokrasi Lokal yang Inklusif, Responsif, dan Partisipatif,” kegiatan ini diselenggarakan oleh Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Bireuen, di bawah koordinasi Murni M. Nasir .
Pemateri utama dari unsur pemerintah daerah adalah Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, SH , yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun demokrasi yang sehat.
Acara ini turut difasilitasi oleh Desi Safnita , yang memandu jalannya diskusi dengan pendekatan partisipatif dan mendorong keterlibatan aktif seluruh peserta.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat, awak media dari berbagai organisasi pers, serta perwakilan lembaga masyarakat. Di antaranya Yusri, S.Sos , yang hadir mewakili Dewan Pimpinan Daerah Sekber wartawan Indonesia (DPD SWI) Kabupaten Bireuen
Dialog ini menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi, memperkuat partisipasi publik, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
(Erna)

