RajawaliBaruna.com | Aceh Utara |
Warga desa Lhok puuk Kec Seunuddon
Yang tinggal dipinggiran pantai sangat
Sedih nasibnya karena tinggal 3 meter
Lagi dengan air,ada juga warga yang
Rumahnya sudah dibawa arus air.
Kamis 16/6/2022.
Akibat pembuatan batu pemecah ombak (Bronjong) Kuala yang
Ditimbun tinggi panjangnya sampai Kelaut jadi imbas dari proyek tersebut dari hari kehari laut meluas pelan pelan Jadi bronjong tersebut tidak ada fungsi
Yang rugi masyarakat setelah rumah kami dibawa air selanjutnya jalan juga
Tinggal menunggu waktu.

Mengenai masaalah ini pejabat pemerintah sudah tau dan sudah pernah kemari
Baik DPR dan pejabat dari pusat sudah
Pernah datang, tapi tidak ada Penanganan yang serius tentang masalah ini.
Apakah ketempat kami diduga dianggap
Pariwisata, kami warga desa Lhok puuk
Memohon kepada pemerintah terkait
Untuk memberi bantuan mencegah
Terjadi meluasnya laut kedaratan,
Kata warga.
Saat ditemui pak Geuchik oleh awak media
Membenarkan laporan warga malah
Pak Geuchik pernah berusaha secara
Langsung menjumpai Dinas terkait
Untuk meminta bantuan supaya
Warganya tetap bisa tinggal dipinggir
Laut karena ada warga tidak memiliki
Tanah yang lain,Katanya.
Ditempat terpisah ditemui sebuah
Keluarga yang tinggal dipinggir pantai
Oleh awak media rumahnya tinggal
3 meter lagi dengan air.
Inisial is sebagai kepala keluarga saya
Tinggal digubuk bambu yang reok.
Sementara anak saya 4 orang bersama
Istri hidup kami pas pasan jangankan
Untuk membangun rumah buat makan
Aja susah jadi kalau rumah ini dibawa
Air kami mau tinggal dimana.
Saya dengar dengar ada bantuan rumah
Dari pemerintah baik yang rehab atau
Yang rumah beton tapi kampung saya
Ada beberapa orang mendapatkan
Rumah rehap.
Ada apa dan kenapa yang mendapatkan
Rumah rehap tidak cocok sebab rumahnya masih bagus dan yang
Mendapatkan rumah beton juga begitu.
Katanya.
Kami sebagai warga, kewajiban negara
Untuk memelihara fakir miskin dan
Anak terlantar untuk diberikan rumah
Yang layak huni.
Thay

