Rajawalibaruna.com | Aceh Utara

Konflik Agraria seakan menjadi permasalahan besar di negeri ini dimana diketahui banyak persoalan tersebut terjadi khususnya di Aceh Utara salah satu contohnya dan sedang berlangsung yaitu Peredaran sertifikat tanah yang berlokasi di desa Seureuke kecamatan langkahan banyak di klaim berada di Desa Lubok Pusaka Kecamatan Langkahan, yang diduga diperjual belikan oleh oknum tertentu

Kamis,14/01/2022.

Sulaiman kepala Desa Lubuk Pusaka pada Senin (10/01/2022) mengatakan bahwa selama ini pihaknya merasa kewalahan dengan datangnya orang -orang dari luar dan menunjukkan sertifikat tanah ke wilayah desanya.

Padahal menurutnya, disertifikat jelas disebutkan tanah tersebut berada di desa Seureuke, namun para pemegang sertifikat tanah datang kedesa dirinya.

“Jadi saya selaku geuchik, ya saya bilang kepada siapa yang datang, untuk mencari lahan mereka di desa Seureuke, bukan di desa lubuk pusaka,” terang Sulaiman.

Untuk menjaga agar tidak terjadi konflik berkepanjangan dirinya atas nama masyarakat lubuk Pusaka sudah menyurati Badan Pertanahan Negara (BPN) Aceh Utara untuk memblokir sertifikat keluaran tahun 1995.

Sementara itu Kepala Desa Seureuke Aziz Rusmiono mengakui bahwa memang banyak sertifikat tanah atas nama desanya yang lahannya masih menjadi sengketa. Hal itu di ungkapkannya

Awal munculnya sengketa tersebut karena masyarakat di sekitar menggarap Lahan desa dirinya, pada saat konflik berkepanjangan melanda Aceh.

Namun menurutnya dirinya sudah pernah berupaya untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan, dan terkait dengan berpindah tangannya sertifikat tersebut kepada orang lain atau terjadi jual beli sertifikat, dan saling mengklaim lahan, itu diluar pengetahuan pihak pemerintah Desa Seureuke.

“Selama saya menjabat tidak pernah ada pengukuran ulang, kalau pemerintahan terdahulu saya tidak tahu,” terang Aziz.

“Saya sebagai Kepala Desa telah menginstruksikan kepada perangkat saya agar tidak melakukan pengukuran sesuatu yang melanggar dan tanpa sepengetahuan saya terkait dengan lahan,” sebut Aziz

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *