Rajawalibaruna.com | Banda Aceh Rasanya agak sedikit lucu, bila seorang Bupati, yang awalnya izin berobat karena sakit, setelah sembuh dipertanyakan keaktifannya untuk menjadi orang nomor satu kembali di kabupaten Bener Meriah. Hal tersebut disampaikan Chaidir Toweren, SE Sekretaris Moeldoko center Aceh dan juga Sekretaris ormas Brigade Anak Serdadu Aceh, Kamis 27/1/2022.
Seharusnya kita sebagai masyarakat ikut mendukung dan mensuport agar Tgk. Syarkawi selaku Bupati dan Dailami sebagai Wakil Bupati Bener Meriah disisa periode Kepemimpinannya yang hanya tinggal menghitung bulan.
Saya berharap, semoga ini semua tidak ada nuansa politiknya. Tapi yang menjadi pertanyaan, apakah ini murni suara masyarakat Bener Meriah seutuhnya?
Bupati dan Wakil Bupati memimpin sebuah kabupaten, didampingi dan dibantu oleh sekretaris Daerah dan kepala dinas, disetiap instansi masing-masing. Jadi manajemen dijalankan dengan baik dan benar agar tidak salah kaprah dan penafsiran, ujarnya.
Hari ini saya tidak punya kepentingan apa-apa, baik siapapun yang memimpin di Bener Meriah, cuma karena saya memiliki darah Gayo walaupun saya dilahirkan dan dibesarkan di perantauan oleh orang tua saya terpanggil untuk meluruskan, masa seorang Pejabat, setelah sembuh dari sakit dan bertugas kembali harus dipansus, sungguh luar biasa.
Yang pertama bila pansus dilakukan, lebih banyak mudaratnya ketimbang sebaliknya, yang pertama pemborosan anggaran, emang pansus mau tanpa biaya, kemudian, dimana letak marwah dan harga diri seorang Bupati, kok mau aktif lagi harus dilakukan pansus untuk menyelidiki bahwa Bupati sudah sehat apa belum.
Saya atas nama pribadi dan Organisasi akan melaporkan hal tersebut kepada Presiden Moeldoko Center, yang secara kebetulan adalah Putri pak Moeldoko sendiri. Karena misi Moeldoko Center Adalah salah satunya memberikan payung hukum kepada siapa saja yang merasa tertindas.
Untuk itu kita berharap, agar Pimpinan DPRK Kabupaten Bener Meriah juga bijak dalam mengambil sikap, lihat sisi baik buruknya terlebih dahulu. Hari ini coba bayangkan seandainya anda menjadi seorang pemimpin dan diperlakukan seperti itu, bagaimana tidak sedih dan hilang wibawanya seorang pemimpin. Yang terpenting haru ini adalah mari menata Bener Meriah untuk menjadi lebih baik dan lebih maju lagi. Karena Allah SWT Menciptakan manusia, saling membutuhkan antara manusia yang satu dengan manusia lainnya.
Pada kesempatan yang sama ketua Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Nusantara (PJIDN) Kabupaten Bener Meriah Zakiya Mahe Bujang, juga mengatakan “kita sangat mendukung bila Bupati dan Wakil Bupati Defenitif Kabupaten Bener Meriah, sama-sama menjalankan sisa masa pemerintahannya, sampai dengan batas akhir periode Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah.
Saya atas nama Ketua PJIDN Bener Meriah mendukung sepenuhnya Abuya Sarkawi kembali melaksanakan tugas, bersama Dailami sebagai wakil Bupati, demi tercapai nya percepatan pembangunan dikabupaten penghasil kopi dan holtikulura tersebut.
(Chaidir, SE)

