Redelong – Rajawalibaruna.com Kodim 0119/BM, Danramil Jajaran mengikuti pelatihan, kordinasi dan bekerja sama antar lintas sektoral di Aula kantor DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak) dan KB (Keluarga Berencana) Kabupaten Bener Meriah. Jumat (21/10/2022)

Komandan Kodim 0119/BM Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto M.Han saat dikonfirmasi mengatakan, masih terjadi kekerasan terhadap perempuan, anak serta perdagangan manusia sehingga Pemerintah bersinergi bersama TNI – Polri mengadakan pelatihan lintas sektoral guna meminimalisir dan mencegah terjadinya hal tersebut.

Menurut data yang ada, Dandim menyebutkan selama setahun terakhir pihak DP3AKB Bener Meriah telah menerima laporan sebanyak 56 kasus diantaranya telah terjadi Kekerasan terhadap anak 27 kasus, dan perempuan 29 kasus serta sebanyak 38 kasus di selesaikan secara hukum dan musayawarah, sedangkan 18 kasus masih belum selesai.

“Setelah menerima pelatihan ini, kami akan dukung dan melaksanakan sosialisasikan pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan serta perdagangan manusia kepada masyarakat melalui Babinsa yang yamg tersebar di Wilayahnya”. ujar Dandim

Dikatakan Dandim, Kekerasan terhadap anak dan perempuan sangat berpengaruh kepada psikis dimana korbannya mengalami trauma atas tindakan kekerasan tersebut.

Apa bila hal ini terjadi harus segera ditangani secara serius agar korban kekerasan mendapat perlindungan hukum, pemulihan semangat kembali atas trauma yang dialami”serta berikan dan ajarkan anak pengetahuan cara melindungi diri (bekali ilmu bela diri), bangun komunikasi yang baik dengan anak dan maksimalkan peran sekolah kemudian segera laporkan kepada pihak berwajib. Ujar Dandim.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala DP3AKB, Hj. Susnaini, S.Ag, Para Danramil Jajaran Kodim 0119/BM, Para Kapolsek Jajaran Polres, Para Kepala Puskesmas dilingkup Dinas Kesehatan dan Kepala KUA dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah.

(Sabran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *