DELI SERDANG | Viralnya Yayasan Pendidikan Mts Swasta Nurul Ikhwan Tanjung Morawa beberapa hari yang lalu di media sosial membuat pihak sekolah terpukul, hal itu dianggap pencemaran nama baik sekolah.

Terkait Siswa dan Siswi diduga disuruh pulang kerumah, faktanya Siswa Siswi tersebut tidak dipulangkan saat ujian berlangsung. Hanya saja puluhan siswa siswi tersebut, sebelum ujian di pagi hari itu sekira pukul 7:30 Wib (Selasa, 22/4/2025) siswa siswi kelas 9 dihimbau untuk bertahan sejenak diluar kelas halaman lapangan sekolah, guna untuk didata ulang yang belum melunasi administrasi ujian madrasah, administrasi bulanan sekolah dan administrasi pelepasan siswa siswi dibulan mei mendatang.

Terkai itulah membuat puluhan bahkan beberapa siswa dan siswi Mts kelas 9 Nurul Ikhwan Tanjung Morawa, merasa lama menunggu, beberapa siswa siswi pulang kerumah mengadukan hal ini kepada orang tua wali murid. Yang sebelumnya, 111 orang tua wali murid telah diberikan undangan rapat sosialisasi ujian madrasah agar dapat hadir kesekolah untuk membicarakan tunggakan administrasi ujian madrasah, administrasi bulanan sekolah dan administrasi pelepasan siswa siswi tersebut.

Bahkan didalam surat tersebut ada kalimat tertulis NB (Numpang Bicara) yang isi nya “NB: BAGI WALI MURID YANG TIDAK BISA HADIR MAKA DIANGGAP SETUJU/ACC’.

Dan kalimat ini dianggap pihak sekolah bahwasanya orang tua wali murid faham, setuju atau acc terkait pembicaraan administrasi ujian madrasah, administrasi bulanan dan administrasi kegiatan pelepasan siswa siswi yang akan bakal dilaksanakan dibulan mei sebelum surat edaran daru kanwil Sumut diterima pihak sekolah pada tanggal 19/4/2025.

Sahdan, S.Pd.I sebagai kepala sekolah swasta YP Mts Nurul Ikhwan Tanjung Morawa ketika ditanyai Reporter Tvnyaburuh Rabu, 23/4/2025 mengatakan “Sebelumnya kami sudah berikan undangan rapat sosialisasi kepada orang tua wali murid, guna orang tua wali murid di undang kesekolah untuk membahas administrasi ujian madrasah, bulanan sekolah dan administrasi pelepasan siswa siswi dibulan mei.” Ujarnya

“Terkait ada pemberitaan bahwa kami pihak sekolah menyuruh pulang siswa siswi saat ujian berlangsung, itu tidak benar bang!, kami hanya menyuruh anak-anak ini untuk tinggal dulu dilapangan halaman sekolah bahwa yang mana belum melunasi administrasi yang saya maksud, untuk kami data ulang bang, ada sekitar 30 orang kalau tidak khilaf anak-anak ini yang belum menyelesaikan adminitrasi nya.” Ujarnya

“Dan kami terkejut tiba-tiba ada kawan-kawan kita dari media datang menanyakan soal siswa siswi dipulangkan dan tidak mengikuti ujian. Karna posisi saya mendata ulang orang tua wali murid yang hadir, saya dahulukan lah untuk mendata anak-anak mereka ini, bukan saya tidak respon bang. Dan buat kawan kawan media, atas nama saya pribadi, saya mohon maaf atas khilaf saya yang kurang respon ke kawan kawan media.” Pungkasnya

Undangan Rapat Sosialisasi, Pihak Sekolah Akan Memberikan Keringanan Administrasi

Sambungnya lagi “Setelah Kita Lakukan Pendataan Ulang yang Belum Lunas Adminitrasi Ujian Madrasah Kami Beri Keringanan, orang tua wali murid sebelumnya kami beri penjelasan, dan kemarin itu anak-anak udah pada ikut ujian, setelah orang tua wali murid datang kesekolah, nah.. kemarin ada administrasi anak-anak ini yang menuggak 5 bulan bahkan sampai ada 8 bulan, dan ini yang mau kita bahas pertemuan rapat sosialisasi agar para orang tua wali murid, ketika meminta keringanan dan boleh dicicil, kami selaku pihak sekolah, membolehkan untuk dicicil, dan ada juga yang meminta sampai menerima ijazah untuk melunasi semua tunggakannya, satu hal lagi, kami ini sekolah Swasta.” Tutup kepala sekolah, Sahdan, S.Pd.I

#Tim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *