Rajawali Baruna.com | Panton Labu,baru-baru ini Gubernur Nova Iriansyah dalam rilisnya akan menerapkan program sekolah penggerak kepada seluruh sekolah yang ada di Aceh mulai dari SD,SMP dan SMA untuk memajukan pendidikan yang berkarakter.
Namun di sisi lain program sekolah penggerak tidak akan berjalan dengan efektif bila Kepala Sekolah sangat kekurangan dalam hal informasi digital,sebab perkembangan di dunia pendidikan semakin lama semakin canggih dengan perkembangan teknologi internet segala hal sesuatu yang menyangkut dengan dunia pendidikan semuanya serba online.
Kepala sekolah jangan hanya berpangku tangan menyelesaikan permasalahan sekolah kepada operator sekolah,tapi harus mandiri menjawab tantangan zaman yang serba digital.
Kepala sekolah juga harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan dengan tokoh masyarakat di sekitar sekolah agar terciptanya sinergitas dukungan penuh dari warga setempat untuk kemajuan sekolah dalam hal sosialisasi,hubungan dan standar kemajuan sekolah.
Dari hasil pantauan awak media,SDN 14 Tanah Jambo Aye yang berada di Desa Teupin Bayu sangat kekurangan dalam hal membangun komunikasi dengan tokoh dan warga setempat sehingga setiap ada kegiatan di sekolah Tokoh masyarakat sangat jarang,bahkan tidak pernah hadir sama sekali.
Padahal SDN 14 Tanah Jambo Aye menurut pernyataan kepala sekolah Hj Juairiah S.pd ke depannya dinas pendidikan akan membangun dua buah ruang belajar untuk mendukung sarana dan prasara sekolah tersebut,imbuhnya.
(MUh)

