Rajawalibaruna.com | Langsa — Wacana Direktur PDAM kota Langsa membalas surat dari sekretaris daerah kota Langsa untuk menaikkan tarif PDAM kota Langsa, sunguh tidak rasional dan manusiawi.

Dimana saat ini semua mengetahui, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan, usaha dan lain -lain akibat wabah covid-19 melanda dunia dan Indonesia, serta maraknya kebutuhan bahan pokok yang mengalami kenaikan, bukannya memikirkan kondisi rakyat malah direktur PDAM kota Langsa ingin menaikkan tarif PDAM mencapai angka 30 %, sungguh sangat luar biasa.

Sementara sudah menjadi rahasia umum bahwa prestasi PDAM kota Langsa, kalau tidak air keruh ya air tidak hidup (mati). Dan sudah banyak kalangan meminta kepada walikota Langsa untuk mempertimbangkan perpanjangan kinerja direktur PDAM kota Langsa.

Chaidir Toweren ketua ormas Brigade Anak serdadu mengatakan kepada Brasnews.com, seharusnya direktur PDAM kota Langsa, malu dengan kebijakan yang diambil untuk menaikkan tarif PDAM bagi masyarakat kota Langsa. Perbaiki kinerja dulu baru anda bisa melakukan perubahan tarif PDAM.

Saya rasa bila anda menunjukkan prestasi dalam memimpin PDAM kota Langsa, salah satunya yang sudah menjadi tradisi di PDAM kota Langsa kalau tidak padam ya air keruh, itu dulu dibenahi. Jangan selalu anggaran yang menjadi kambing hitam didalam pelaksanaan pelayanan PDAM di kota Langsa, masyarakat juga tidak akan menolak bila ada salah penerapan anggaran yang mengharuskan untuk menaikkan tarif PDAM, itupun dihitung dulu lah dengan baik jangan serta merta langsung dengan angka yang lumayan besar mencapai 30% dari tarif sebelumnya, sunguh luar biasa ujar nya.

 

Kita mengharapkan seorang pemimpin itu bisa ikhlas dan legowo, bila tidak mampu ya silahkan mundur, jangan sampai memaksakan diri tetapi ujung-ujungnya mengecewakan warganya.

Kita berharap pemerintah kota Langsa, tidak menerima pengajuan atau wacana tersebut dan lebih baik melakukan pengkajian ulang terlebih dahulu, apalagi anggota legislatif kota Langsa sendiri sebahagian tidak setuju dengan wacana kenaikan tersebut, ungkap Chaidir dengan tegas.

Atas nama masyarakat, kita sangat berharap agar walikota Langsa, diakhir sisa masa jabatannya sebagai walikota Langsa, tidak melakukan kebijakan yang dapat menurunkan popularitas beliau selaku walikota Langsa. Bila perlu aparatur yang tidak mampunya digantikan saja bila perlu dari pada akhirnya nanti menjadi bumerang baginya, tutup Chaidir.

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *