Rajawalibaruna.com | Aceh Utara – Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara buka puasa bersama yang digelar di Aceh Utara. Lebih dari seratus Tgk, yang juga merupakan pengurus Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh di berbagai kecamatan, berkumpul dalam momen sakral di bulan Ramadhan ini. Bayangan matahari terbenam di ufuk barat seolah menyaksikan persatuan beliau-beliau, sebuah pemandangan yang jarang terlihat di tengah hiruk pikuk politik. Salah seorang ustadz, pengurus di Kecamatan Tanah Pasir, menjelaskan bahwa acara ini merupakan agenda tahunan yang melibatkan pengurus PAS dari 27 kecamatan di Aceh Utara. Tradisi ini, katanya, bukan sekadar makan bersama, melainkan perekat persaudaraan dan komitmen untuk membangun Aceh.senin 17 maret 2025
tengah kerumunan para Tgk yang khusyuk berdoa, sosok Tgk Munirwan, Ketua PAS Aceh Utara, menjadi pusat perhatian. Lebih dikenal dengan sebutan Geuchik IF8, nama yang melekat karena keberhasilan beliau dalam mengembangkan benih padi unggul yang kini menghidupi banyak petani di Aceh Utara bahkan Aceh secara keseluruhan, ia terlihat tenang namun berwibawa. Wajah beliau yang ramah mencerminkan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat. Acara buka puasa bersama ini, menurut beliau, bukan hanya sekadar silaturahmi. Ini adalah deklarasi komitmen PKS untuk selalu berada di sisi rakyat, terutama di bulan penuh berkah ini.
Kehadiran anggota dewan terpilih dari Aceh Utara semakin menambah khidmat acara tersebut. Dari gedung DPRA, Walet Landeng hadir, menunjukkan dukungan beliau terhadap PAS. Sementara dari gedung DPRK, tiga sosok penting turut serta: Syeh Nasrullah, Adnan, dan Marzuki. Kehadiran beliau-beliau bukan hanya sebagai tamu kehormatan, tetapi sebagai representasi harapan rakyat Aceh Utara yang menaruh kepercayaan pada PAS. Kehadiran beliau-beliau menjadi simbol kolaborasi antara partai politik dan pemerintah daerah dalam membangun Aceh.
Suasana semakin hangat ketika Geuchik Munirwan (mantan geuchik) menyampaikan pidatonya. Beliau menekankan pentingnya kekompakan pengurus PAS, dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. Kekompakan ini, kata beliau, adalah modal utama dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Dengan adanya para wakil rakyat dari PAS di DPRK dan DPRA, beliau optimistis cita-cita untuk membangun Aceh yang lebih bermartabat akan terwujud. Doa bersama pun dilantunkan, mengiringi harapan agar Aceh semakin maju dan sejahtera. Acara diakhiri dengan saling berbagi cerita dan senyuman, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Di balik hidangan buka puasa yang sederhana, terpancar semangat persatuan dan tekad untuk membangun Aceh yang lebih baik. Malam itu, di Aceh Utara, lebih dari sekadar buka puasa bersama; itu adalah janji untuk masa depan Aceh yang lebih cerah.
(penulis Abdul Munir
kabiro Aceh Utara)

