Rajawalibaruna.com |Aceh Timur — Suasana penuh kehangatan menyelimuti Masjid Baitussalam yang terletak di Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, saat dua desa bertetangga, Meunasah Leubok dan Matang Kruet, bersatu dalam kegiatan santunan untuk 42 anak yatim. Selasa 25 Maret 2025.
Acara yang digelar sebagai bentuk kepedulian sosial ini memberikan santunan sebesar Rp900 ribu per anak, ditambah dua paket bantuan yang berisi kebutuhan pokok. Namun, lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini menjadi simbol persaudaraan dan solidaritas yang erat di antara masyarakat dua desa.
Dalam suasana penuh haru, hadir sejumlah tokoh penting seperti Keuchik Gampong Matang Kruet, Asyari Ismail, serta PJ Keuchik Gampong Meunasah Leubok, Zulkarnaini. Turut hadir pula Sekretaris Camat Pante Bidari, Ibrahim, SE, bersama perwakilan Polsek dan Danramil Pante Bidari, serta para tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan yang digagas bersama ini.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dua desa ini. Ini adalah bukti bahwa kekuatan gotong royong masih menjadi nilai utama di masyarakat kita,” ujar Sekcam Ibrahim dalam sambutannya.
Masjid Baitussalam yang berdiri megah di tepi jalan lintas Banda Aceh – Medan menjadi saksi momen mengharukan saat anak-anak yatim menerima santunan. Senyum tulus mereka menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun bantuan, dapat memberi dampak besar bagi yang membutuhkan.
Keuchik Asyari Ismail menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih luas di masa mendatang. “Kami ingin menjadikan kebersamaan ini sebagai contoh untuk terus membantu sesama, terutama bagi mereka yang kurang beruntung,” katanya.
Sementara itu, PJ Keuchik Zulkarnaini menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. “Semoga niat baik kita hari ini menjadi berkah, dan anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berdaya,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, mencerminkan harapan besar agar kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut, menginspirasi lebih banyak desa untuk menjalin kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

