Rajawalibaruna.com | Pidie Jaya – Rajawalibaruna.com. Media ini bertemu langsung dengan Gunardi, Kepala Desa Blang Kuta, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya. Pada kesempatan tersebut, Gunardi menyampaikan bahwa sejak tahun 2024 hingga saat ini, desa mereka mengalami krisis air di musim kemarau, terutama untuk persawahan yang selama ini hanya mengandalkan tadah hujan. “Biasanya satu tahun bisa dua kali panen, tetapi tahun ini desa kami menjerit karena gagal total panen akibat sawah yang kering,” ujarnya pada 10 Oktober 2025.

Blang Kuta, desa di wilayah Ulhe Glee sebelah barat, memiliki luas wilayah sekitar 280 hektar, dengan luas persawahan sekitar 156 hektar dan daratan 124 hektar. Desa ini dihuni oleh 250 KK atau sekitar 700 jiwa, yang umumnya bermata pencaharian sebagai petani. Dari 156 hektar sawah yang ada, pengairannya selama ini bergantung pada curah hujan. Sejak tahun 2024, persawahan desa mengalami krisis pengairan hingga kering kerontang di musim kemarau yang berkelanjutan, dan tahun ini mengalami gagal panen total. “Biasanya, meski hanya mengandalkan air hujan, desa kami bisa panen dua kali setahun. Namun, tahun ini warga desa kami sangat kecewa karena seluruh areal persawahan gagal panen,” tambahnya.

Gunardi menambahkan, “Sebaliknya, saat musim hujan, desa kami menjadi tempat penampungan air dari pegunungan Ulhe Glee. Dengan kondisi desa saat ini, saya selaku kepala desa beserta seluruh masyarakat Blang Kuta sangat berharap dan memohon kepada Pemerintah Kabupaten, Dinas Pengairan, dan dinas-dinas terkait di Pidie Jaya untuk membantu pengairan sawah kami dengan mengadakan penyaluran air sepanjang 5 kilometer dari Sungai Merdu yang berada di Desa Lhok Sandeng atau Desa Sarah Mane. Dengan begitu, seluruh persawahan di kecamatan Bandar Dua, wilayah Ulhe Glee sebelah barat, dapat terairi. Pengadaan pipa sepanjang 5 kilometer ini akan jauh lebih efisien dan hemat anggaran pemerintah dibandingkan dengan pembuatan irigasi yang akan memakan banyak biaya.”

“Besar harapan kami, seluruh masyarakat Kecamatan Bandar Dua, wilayah Ulhe Glee sebelah barat, memohon perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten, Dinas Pengairan, dan dinas-dinas terkait di Pidie Jaya, untuk menanggapi keluhan besar terkait ketahanan pangan desa kami. Agar segera dioptimalkan, bahkan ditingkatkan, sebagai lumbung desa masyarakat Bandar Dua, dengan mengadakan pembuatan penyaluran air melalui pipa sepanjang 5 kilometer. Atas perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, kami ucapkan terima kasih,” tutup Gunardi, Kepala Desa Blang Kuta, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Reporter: IDR (Indra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *