Biereun – RajawaliBaruna.com |hadirnya Media ke Desa Pulo Dapung Kecamatan Simpang Mamplam Biereun, bertemu Kepala Desa Muslim. Pada saat itu ada menyambangi hal Insfrastruktur desa yang sangat di butuhkan warga”. Irigasi sawah, Pustu kesehatan dan Daerah Aliran Sungai (DAS). Masyarakat desa Pulo dapung sangat membutuhkan pengadaan dan pembenahan tiga hal tersebut. Papar Media 10/4/2025.
Desa pulo dapung yang berbatasan dengan jalan Nasional dan kantor pemerintahan Luasnya lebih kurang 500 hektar. Memiliki areal yang tidak begitu luas, desa kami butuh pembenahan dan perbaikan Insfrastrutur seperti Irigasi, Pustu kesehatan dan Pembuatan tebing sungai. Irigasi yang masyarakat butuhkan supaya tidak ketergantungan air dan menjadi keributan saat masyarakat membutuhkan air. Saat ini air sawah yang masyarakat trima, air dari pembagian dari beberapa desa yang ada di atas. Desa kami sering kekurangan air di saat musim kemarau. Masyarakat inginkan pemerintah bisa mengadakan irigasi untuk ketahanan pangan desa kami. Begitu juga untuk kesehatan, desa kami tidak mempunyai tempat pasilitas kesehatan untuk desa seperti”. pustu atau polindes, sementara bidan desa kami punya. Jelas Muslim Kepala desa.
Muslim menambahkan”. Desa kami juga mengalami banjir besar saat musim hujan hingga mencapai leher orang dewasa. Di karenakan sungai Krueng Shire atau Lueng Raya tidak mampu menampung air dari beberapa desa, yang mengalirnya ke sungai lueng raya sungai yang berada di desa kami. Air yang berada disungai desa kami sangat lama turun airnya untuk menuju ke muara laut tambu, dikarenakan lebih tinggi permukaan muara di banding desa kami.
Hatapan kami masyarakat desa Pulo dapung untuk Pemerintah dan Dinas terkait Kabupaten Bireun. Bisa mengadakan saluran Irigasi untuk ketahanan pangan desa kami dan pembangunan pasilitas kesehatan berupa pustu atau polindes serta yang sangat penting, pengerukan sungai lueng raya dan pembuatan batu hilen atau batu bronjong tebing sungai sepanjang 100 meter, untuk mengantisivas peluapan air sungai. Banjir yang datangnya dua kali dalam setahun sangat merugikan masyarakat dan sudah ada korban jiwa pada tahun 2013 Gadis berusia 12tahun hanyut. Besar harapan masyarakat Pulo dapung, pemerintah dan dinas terkait bisa segera memenuhi kebutuhan desa kami. Atas bantuan dan perhatian pemerintah dan dinas terkait, kami ucapkan trimakasih. Tutup Muslim Kepala desa Pulo dapung Kecamatan Simpang Mamplam Biereun.
Reporter : Idr.

