RajawaliBaruna.com | Aceh Timur | Darwin Eng jangan seperti keledai, dulupun dia pernah menyudutkan pihak lain tanpa bukti, lebih parahnya dia mengeneralisir tuduhannya seharusnya dia harus menyebutkan media mana dan siapa wartawannya.
Trazanesw.com.Aceh Timur_ Iskandar Ishak Pemimpin Redaksi metropesawat.id angkat bicara terkait tuduhan banyaknya iklan fiktif atau tidak dipublis alias hanya dibayar saja.
“Tuduhan tersebut telah mencemarkan nama baik media yang terverifikasi di Diskominfo Aceh Timur.” Tegas Iskandar Ishak, Pemred Metropesawat.id. Rabu (20/04/2022).
Menurutnya, pernyataan Darwin, banyaknya iklan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang semestinya ditayangkan oleh media online, cetak, bahkan telivisi diduga fiktif alias hanya dibayarkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), hal itu harus ada pembuktian.
“Media mana saja iklannya tidak ditayangkan di media bersangkutan, tolong dibuktikan,” tegas Iskandar.
Katanya, sikap Darwin yang mengfonis pihak Diskominfo Aceh Timur terkait pemasangan iklan fiktif pada media online, cetak dan televisi sungguh tidak relevan.
“Jika mengaku selaku pemerhati Aceh Timur seharus lebih berhati-hati dalam menyikapi sesuatu, apalagi dapat mencemarkan nama baik media-media di Aceh Timur.
Katanya, coba tunjukkan salah satu media yang terverifikasi di Diskominfo Aceh Timur, telah memasang iklan fiktif sebagaimana tuduhan yang ada tuduhkan.” tegasnya.
“Sekiranya hal ini tidak diindahkan kami media yang telah menempuh jalur verifikasi sampai harus menglengkapi data perusahaan diDiskimimfo yang serta Merta telah anda tuduh memasang iklan fiktif maka akan menempuh jalur hukum,” tegas Iskandar.
Sementara, Sekum JJIAT (Jaringan Jurnalis Independen Aceh Timur), Kasmidi Panjaitan, S.IP mengatakan jangan mengeneralisir persoalan, seharusnya menjelaskan secara spesifik.
“Darwin Eng jangan seperti keledai, dulupun dia pernah menyudutkan pihak lain tanpa bukti, lebih parahnya dia mengeneralisir tuduhannya seharusnya dia harus menyebutkan media mana dan siapa wartawannya.” Tegas Kasmidi dengan geram.
Lanjutnya, ini akan menjadi permasalahan hukum nantinya dan dia harus mempertanggungjawabkan secara hukum karena telah menyebarkan berita bohong. Apa maunya dia, kenapa dia benci kepada rekan-rekan wartawan Aceh Timur atau mungkin dia menjadi orderan pihak-pihak yang tidak suka kepada wartawan Aceh Timur, banyak hal lain yang perlu dikritisi dan dipublikasi, jangan wartawan yang dia kritik (goblok dia itu).
Kasmidi menambahkan, bila ada kawan-kawan wartawan yang ingin melaporkan dia kepada pihak kepolisian saya siap mendukung dan mendampingi. Tutupnya geram. (Saifuddin ben ismail alias Saipul Jurnalis Aceh Timur)

