Rajawalibaruna.com | PIDIE JAYA- Kondisi infrastruktur jalan di Desa Paya Tunong, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, menjadi sorotan. Dalam kunjungan awak media yang dilakukan pada tanggal 18 Maret 2025, Kepala Desa Rusli Yacob secara langsung mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam atas kondisi jalan desa yang selama ini tampak terabaikan dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Jalan menuju Dayah Abu Kuta Krueng, misalnya, merupakan salah satu contoh nyata dari kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut. Jalan tersebut hingga saat ini belum mendapatkan pengaspalan yang layak dan juga belum memiliki trotoar yang memadai untuk kenyamanan dan keamanan pejalan kaki. Kondisi ini tentunya berdampak langsung pada aktivitas masyarakat setempat.

Desa Paya Tunong, yang memiliki kurang lebih 100 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk sekitar 340 jiwa, mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Desa ini memiliki akses penting melalui jalan provinsi yang juga berfungsi sebagai jalur alternatif menuju Dayah Abu Kuta Krueng, sebuah dayah (pesantren) yang cukup terkenal di wilayah tersebut. Jalan sepanjang kurang lebih 1500 meter yang membentang dari simpang tiga Muko Kutang, yang terletak di Kota Ulhe Glee, hingga Dayah Abu Kuta Krueng, sangat membutuhkan pembenahan secara menyeluruh. Pembuatan trotoar di kiri dan kanan jalan juga sangat diperlukan untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan, serta memberikan rasa aman bagi pejalan kaki.

Lebih lanjut, Kepala Desa Rusli Yacob juga menyoroti kondisi jalan sepanjang kurang lebih 1500 meter yang menghubungkan Desa Paya Tunong dan Desa Meunasah Baro Ulhe Glee. Jalan sepanjang 1500 meter dengan lebar 5 meter ini telah terabaikan selama kurang lebih 10 tahun tanpa adanya perbaikan atau pengaspalan. Kondisi jalan yang buruk ini tentu sangat memprihatinkan. Padahal, jalan ini sangat dibutuhkan sebagai jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di simpang tiga Muko Kutang, khususnya pada pagi hari ketika anak-anak sekolah dan masyarakat lainnya sedang beraktivitas menuju sekolah dan tempat kerja masing-masing. Jalan ini juga merupakan akses utama menuju MTSN 1 Ulhe Glee, sebuah Madrasah Tsanawiyah Negeri yang menjadi pusat pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, khususnya Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, dan juga dinas-dinas terkait, sangat diharapkan dapat segera memberikan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan untuk pengaspalan dan pembenahan trotoar pada kedua jalan provinsi tersebut. Perbaikan infrastruktur jalan ini sangat penting demi kelancaran akses pendidikan, meningkatkan perekonomian masyarakat, dan kelancaran aktivitas masyarakat Desa Paya Tunong secara keseluruhan. Kepala Desa Rusli Yacob menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah daerah.

(Pewarta Indra)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *