Rajawalibaruna.com | KOTA LANGSA – Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, menegaskan bahwa wartawan adalah sahabat Pemerintah Kota (Pemko) Langsa. Pernyataan ini ia sampaikan dalam acara Silaturahmi dan Coffee Morning bersama insan pers Kota Langsa yang digelar di Pendopo Wali Kota pada Rabu (4/6/2025), yang diinisiasi oleh Dinas Kominfo Kota Langsa.
Kegiatan ini dipandu oleh Kepala Dinas Kominfo, Muzammil S.STP MSP, yang didampingi Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Data Statistik. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari seratus wartawan yang tergabung dalam berbagai organisasi pers, seperti PWI, AJI, PPWI, PWO, Perwal, PJS, IWOI, Forwat, Pers Merdeka, serta jurnalis independen lainnya.
Dalam sambutannya, Jeffry Sentana mengajak seluruh insan pers untuk mendukung program-program Pemko Langsa dalam lima tahun ke depan, dan menegaskan komitmennya untuk tidak membeda-bedakan wartawan.
“Semua wartawan di Kota Langsa ini kita harapkan menjadi sahabat Pemko Langsa dan saya secara pribadi tidak akan membeda-bedakan wartawan, apalagi ada yang katakan wartawan dalam dan luar Pendopo,” ucap Jeffry Sentana.
Ia juga meminta kepada Kepala Dinas Kominfo untuk mendata seluruh wartawan di Langsa melalui organisasi pers, agar Pemko memiliki database yang jelas.
“Ini kita jadikan database jika ke depan Pemko Langsa akan membuat program khusus untuk wartawan, kan sudah ada data jelas berapa jumlah wartawan,” katanya.
Jeffry turut memaparkan 22 program prioritasnya, seperti pembangunan Kota Langsa, sistem parkir berbasis barcode, pelatihan peningkatan SDM, layanan publik melalui MPP, peningkatan kinerja PDAM, serta pembangunan sarana olahraga dan Islamic Centre.
Ia juga menyampaikan rencana untuk membuka Pendopo Wali Kota kepada masyarakat umum setiap Sabtu dan Minggu.
“Pendopo itu Istana Rakyat,” ungkapnya, sembari menambahkan bahwa lokasi tersebut akan menjadi salah satu spot publikasi baru di Langsa.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Langsa, Putra Zulfirman, mewakili insan pers, menyampaikan harapannya agar Dinas Kominfo tidak dilebur dalam wacana perampingan instansi.
Ia juga meminta dukungan Pemko dalam peningkatan kualitas wartawan melalui pelatihan dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Sesuai data yang ada sama PWI Kota Langsa, jumlah wartawan di Kota Langsa ada sekitar 178 orang di tahun 2024,” tambahnya.
Putra Zulfirman menegaskan pentingnya pelatihan bagi wartawan demi menghasilkan karya jurnalistik yang objektif dan berbasis data.
“Maka diperlukan pelatihan khusus untuk meningkatkan keahlian profesi wartawan, sehingga dalam tugasnya, wartawan dapat memberi masukan dengan tulisan sesuai data dan fakta serta memberikan kritikan yang sifatnya membangun untuk kebaikan secara umum dan ini harus objektif,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pers adalah lembaga independen yang tidak memiliki kepentingan dalam setiap karya jurnalistik
“Sebagai organisasi pers, kami akan berupaya memberikan advokasi, pendidikan dan pemahaman bagi seluruh wartawan di Kota Langsa,” tandas Putra.
Penulis :(Fatih)

