Rajawalibaruna.com | BIREUEN – Desa Krueng Meusegub, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, tengah menghadapi permasalahan infrastruktur yang cukup serius. Jalan provinsi sepanjang kurang lebih tiga kilometer yang menjadi akses utama warga menuju pusat kecamatan dan kabupaten, kondisinya memprihatinkan. Kerusakan jalan yang parah telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama tanpa adanya perbaikan berarti dari pemerintah daerah. Hal ini disampaikan langsung oleh Ramli, Kepala Desa Krueng Meusegub, saat ditemui oleh media ini pada tanggal 15 Juni 2025. Beliau mengungkapkan keprihatinan warga atas kondisi jalan yang sangat menghambat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Ramli menjelaskan lebih lanjut bahwa kerusakan jalan tersebut bukan hanya sekadar lubang-lubang kecil, melainkan kerusakan yang cukup signifikan dan membahayakan pengguna jalan. Kondisi jalan yang buruk ini telah menimbulkan kesulitan bagi warga dalam mengangkut hasil pertanian, membawa anak-anak ke sekolah, dan berbagai aktivitas lainnya. Aspirasi masyarakat untuk perbaikan jalan ini telah disampaikan berulang kali kepada pemerintah daerah, namun hingga kini belum ada realisasi yang signifikan. Keinginan masyarakat untuk mendapatkan jalan yang layak dan aman untuk dilalui merupakan harapan yang sangat mendasar.
Selain kerusakan jalan, Desa Krueng Meusegub juga menghadapi ancaman serius dari abrasi sungai Krueng Meusegub. Sepanjang dua kilometer aliran sungai mengalami longsor yang cukup parah, bahkan telah memakan areal persawahan warga. Kondisi ini mengancam mata pencaharian dan keberlangsungan hidup masyarakat yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian. Ramli menekankan perlunya penanganan segera terhadap abrasi sungai ini, dengan pembangunan bronjong atau tembok penahan tanah untuk mencegah meluasnya kerusakan.
Desa Krueng Meusegub sendiri merupakan desa yang terletak di daerah pegunungan, dengan keindahan alam dan waduk penampungan air gunung. Desa ini dihuni oleh sekitar 500 jiwa yang tergabung dalam 165 kepala keluarga. Mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun. Kondisi infrastruktur yang buruk ini tentu sangat menghambat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa. Perbaikan jalan dan penanganan abrasi sungai menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Oleh karena itu, masyarakat Desa Krueng Meusegub berharap adanya perhatian dan tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten Bireuen, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pengairan. Mereka meminta agar pemerintah segera turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi kerusakan jalan dan abrasi sungai. Semoga pemerintah dapat memberikan respon positif dan segera merealisasikan perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Krueng Meusegub.
Reporter: Idr

