Rajawalibaruna.com | TANAH JAMBU AYE, KABUPATEN ACEH UTARA – Kedatangan tim dari Rumah Sakit Pusat Pertamina Nasional (RSPPN) Soedirman dalam rangka kegiatan “RSPPN Soedirman Peduli Bencana” pada hari Kamis, 2 Januari 2026, menjadi kabar gembira bagi warga Desa Matang Seu Kepulot, Kecamatan Tanah Jambu Aye. Kedatangan yang sangat dinanti-nantikan ini membawa harapan baru bagi masyarakat yang tengah menghadapi berbagai tantangan pasca kondisi darurat di wilayah tersebut.

Warga Desa Matang Seu Kepulot telah lama menginginkan kunjungan tenaga medis, mengingat banyak di antara mereka yang mengalami keluhan kesehatan yang beragam. Sejak beberapa waktu terakhir, kasus batuk, demam berkepanjangan, serta gejala gatal-gatal pada kulit semakin meningkat di kalangan masyarakat. Kondisi ini membuat kebutuhan akan obat-obatan dan pemeriksaan kesehatan menjadi sangat mendesak, terutama bagi lansia, ibu hamil, dan anak-anak yang lebih rentan terhadap penyakit.

“Kami sangat bersyukur dengan kedatangan tim dokter ini. Banyak di antara kami yang tidak bisa pergi ke fasilitas kesehatan karena jarak dan kondisi jalan yang kurang memadai, sehingga penyakit yang awalnya ringan bisa menjadi lebih parah,” ujar salah seorang warga Ibu Nurhayati

Selain bantuan kesehatan, pemerintah juga memberikan bantuan berupa tenda darurat yang menjadi solusi sementara bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal atau sebelumnya harus berbagi ruang di posko bersama saudara dan keluarga. Sebelumnya, sebagian besar warga yang terdampak harus tinggal di posko darurat yang terbatas kapasitasnya, membuat aktivitas sehari-hari dan privasi menjadi sangat terbatas.

Dengan datangnya tenda darurat, masyarakat kini bisa memiliki ruang tinggal sendiri untuk sementara waktu. Meskipun masih ada berbagai kebutuhan lain yang belum terpenuhi secara maksimal seperti pasokan selimut yang cukup, air minum bersih yang terjamin, serta makanan bergizi bagi seluruh keluarga, keberadaan tenda darurat memberikan rasa lega terutama karena bulan puasa akan segera tiba.

“Kita tahu bahwa bulan puasa adalah saat untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk. Dengan memiliki tempat tinggal sendiri meskipun hanya tenda, setidaknya kita bisa menyambut bulan suci dengan lebih tenang, tanpa harus khawatir tentang tempat untuk beristirahat dan menjalankan ibadah puasa,” jelas Geuchik Desa Matang Seu Kepulot, Darwih, yang turut mendampingi proses pendistribusian bantuan.

Meskipun diperkirakan memakan waktu lebih dari satu bulan untuk proses pengiriman dan persiapan hingga akhirnya tenda darurat sampai di lokasi, masyarakat tetap menunjukkan rasa syukur yang mendalam. Hal ini karena bagi mereka yang kehilangan rumah total akibat kondisi darurat, tenda darurat menjadi tempat perlindungan sementara sebelum pemerintah bisa membangun rumah layak huni yang lebih aman dan nyaman.

 

“Kita berharap bahwa kedepannya bisa segera mendapatkan rumah yang kokoh dan layak huni, sehingga tidak perlu lagi khawatir akan gangguan hewan seperti ular, cacing, atau hewan liar lainnya yang sering muncul di sekitar wilayah kita,” tambah Geuchik Darwih.

Proses pendistribusian dan pemasangan tenda darurat berjalan lancar berkat kerja sama yang solid antara pihak pemerintah, Babinsa wilayah tersebut, tim dokter dari RSPPN Soedirman, serta pemuda desa yang dengan sukarela membantu memasang tenda bagi masyarakat yang membutuhkan. Keterlibatan pemuda desa menjadi salah satu poin penting yang mempercepat proses pemasangan, sehingga tenda bisa segera dihuni oleh mereka yang berhak mendapatkan bantuan.

Tim dokter dari RSPPN Soedirman juga tidak hanya memberikan obat-obatan, tetapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan umum bagi seluruh warga yang datang, serta memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran penyakit.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kesehatan dan dukungan lainnya bagi daerah-daerah yang membutuhkan. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap sesama, terutama bagi saudara-saudara kita di wilayah yang terkena dampak kondisi darurat,” ujar perwakilan tim dokter RSPPN Soedirman.

Diharapkan dengan adanya bantuan kesehatan dan tenda darurat ini, kondisi masyarakat Desa Matang Seu Kepulot bisa semakin membaik, dan mereka bisa menjalankan aktivitas sehari-hari serta menyambut bulan puasa dengan lebih tenang dan penuh harapan terhadap masa depan yang lebih baik. Pemerintah juga menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan memberikan bantuan tambahan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

 

penulis (Mulianti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *