Rajawalibaruna.com | Aceh Utara DEWANTARA – SMK Negeri 1 Dewantara merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan perpaduan aksi lingkungan dan peningkatan mutu pendidikan, Rangkaian acara ini menonjolkan aksi nyata penyelamatan bumi melalui penanaman pohon produktif serta penguatan kurikulum berbasis industri melalui In House Training (IHT). Sabtu (2/05/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., bersama Kasi Manajemen GTK dan Mutu Kesiswaan, Abdul Manan, S.Pd., M.Si., serta Tenaga Ahli Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Dr. Ir. Muhibbuddin, M.Eng. Kehadiran para pejabat tersebut disambut hangat oleh Kepala SMKN 1 Dewantara, Salmiati, S.Pd., beserta Humas dan Infokom, Cut Ana, S.Pd., M.S.M., serta jajaran dewan guru.
Sebagai agenda utama aksi nyata, seluruh tamu undangan bersama keluarga besar SMKN 1 Dewantara melakukan penanaman pohon berbuah dan pohon produktif secara kolaboratif di lingkungan sekolah. Aksi menanam pohon ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang bertujuan membangun karakter peduli alam sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang tetap asri dan sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Cabdin Aceh Utara, Muhammad Johan, menyampaikan arahan resmi merujuk pada Surat Sekjen Kemendikdasmen Nomor 9098/2026. Arahan tersebut menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk menyelenggarakan upacara bendera pada pagi hari dengan melibatkan seluruh warga sekolah sesuai pedoman resmi yang ditetapkan pusat. Sekolah juga diarahkan untuk memeriahkan suasana dengan pemasangan atribut publikasi serta melanjutkan kegiatan dengan aksi positif seperti gotong royong membersihkan fasilitas sekolah, penanaman pohon, hingga aksi sosial donor darah. Selain itu, ditekankan pentingnya dokumentasi dan syiar melalui media sosial, serta adanya fleksibilitas bagi sekolah yang terkendala untuk melaksanakan upacara pada hari kerja berikutnya.
Kepala SMKN 1 Dewantara, Salmiati, S.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setulusnya kepada seluruh tamu undangan, khususnya jajaran Dinas Pendidikan Aceh atas kehadiran dan dukungannya yang luar biasa. Beliau menegaskan harapan agar seluruh peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang kaya ilmu pengetahuan dan kreatif.
Melalui bimbingan tenaga pendidik yang profesional, agar setiap lulusan memiliki keterampilan andal yang siap bersaing di dunia kerja. Kami sangat berterima kasih atas arahan dari dinas yang terus memotivasi kami untuk memberikan pendidikan terbaik bagi siswa,” tegas Salmiati.
Sebagai penutup, Dr. Ir. Muhibbuddin, M.Eng. selaku Tenaga Ahli Kepala Dinas Pendidikan Aceh menyampaikan salam hangat dari Kepala Dinas Pendidikan Aceh sekaligus menjelaskan tujuan mendalam dari aksi penghijauan hari ini. Menurutnya, penanaman pohon bukan sekadar gerakan lingkungan hijau, tetapi investasi masa depan yang berfungsi menghasilkan oksigen, mencegah erosi, dan menjadi sedekah jariyah yang terus mengalirkan manfaat bagi makhluk hidup. Muhibbuddin menekankan pentingnya siswa melatih diri dalam penyelamatan lingkungan agar terbiasa sejak dini.
Selain pesan lingkungan, Muhibbuddin juga memaparkan materi strategis mengenai implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Teaching Factory (Tefa) pada SMK. Ia menjelaskan bahwa penguatan Tefa dan BLUD adalah kunci kemandirian sekolah agar selaras dengan standar industri nyata. Mengakhiri pemaparannya, Muhibbuddin mengucapkan terima kasih kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara dan Kepala SMK Negeri 1 Dewantara.
(MN)

