RajawaliBaruna.com | Langsa – Dalam 2 hari ini jajaran Polda Aceh dan POLRES seaceh melakukan pengecekan ke lokasi ternak milik masyarakat. Kabid humas Polda Aceh, Kombes pol.winardy, kamis mengatakan, pengecekan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku(PMK)yang menyerang hewan ternak jenis sapi.
Selain itu Polda Aceh juga meninjau dan mengecek langsung setia rumah potong hewan (RPH) yang ada di aceh.
“Hal ini dilakukan untuk memastikan ternak masyarakat khusus sapi apa terpapar penyakit mulut dan kuku(PMK)atau tidak,” kata kabid humas Polda Aceh Konbes Pol WINARDY.
Dijelaskan dari sejumlah kabupaten yang dicek peternakan sapi milik masyarakat sejak kemarin hingga hari ini, ditemukan sebanyak 86 Ekor sapi terindikasi terkena penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah kota langsa.
Dari 86 Ekor sapi yg terindikasi terkena PMK di wilayah kota langsa di temukan di gampong asam pak tuk sebanyak 50 Ekor.gampong gerbang 24 Ekor dan gampong merendah sebanyak 12 Ekor katanya.
“Saat ini semua sapi yang terindikasi terkena PMK itu masih menunggu hasil Laboratorium. Dari kemarin hinga saat ini sampai informasi ini diturunkan sejumlah wilayah sudah dicek ternak milik masyarakat oleh polisi bersama pejabat stakeholder lainnya,” pungkas humas Polda Aceh Kombes Pol.WINARDY.
(Herry)

