Rajawalibaruna.com | kabupaten Gayo Lues- peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren terpadu bunayya yang di laksanakan di desa pertik kecamatan pining (01/06/22).
Pada kesempatan ini turut dihadiri oleh ketua DPRK Gayo Lues H,Ali Husin,SH, Anggota DPRK Gayo Lues Hj selamah dari partai Demokrat,kadis pendidikan Dayah kabupaten Gayo Lues Sukri Mas,dinas syariat Islam yang mana di wakili oleh sekretaris dinas syariat Islam Salid,Spd ,Mpd, ketua Baitul mal Gayo Lues Tengku kamsah, ketua persatuan pondok pesantren se-kabupaten Gayo Lues Hamidi, serta istri ketua DPRK Gayo Lues yang sekaligus ketua HWK partai Golkar, pimpinan yayasan pondok pesantren bunayya Nurhayati sahali, kepala sekolah bunayya Abi Zaini dan beberapa undangan lainnya.
Pada kesempatan ini ibu Hj, selamah selaku anggota DPRK Gayo Lues yang satu satu nya perwakilan dari kaum perempuan yang duduk di kursi dewan perwakilan rakyat kabupaten Gayo Lues, ikut serta dalam peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren terpadu bunayya ini.
Ketika Hj selamah melakukan acara peletakan batu pertama yang ikut di di dampingi oleh ketua HWK partai Golkar DPD II kabupaten Gayo Lues yang sekaligus istri dari ketua partai Golkar DPD II kabupaten Gayo Lues dan juga ketua DPRK Gayo Lues H,Ali Husin,SH.
Dalam sambutannya ketua DPRK Gayo Lues H, ALi Husin,SH mengatakan bahwa kita akan membantu pembangunan pondok pesantren terpadu bunayya ini semampu kita, karena pondok pesantren ini di bangun untuk mendidik anak-anak kita kelak semoga menjadi generasi yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Dia juga menambahkan bahwa di era globalisasi modern sekarang ini,kita harus sangat berhati-hati dalam mengawasi anak anak kita, contoh nya seperti handphone, bila kita tidak berhati-hati anak anak bisa saja terjerumus.
Hj, selamah juga sangat mengapresiasi pembangunan pondok pesantren terpadu bunayya ini.
Dia juga berharap semoga kelak pondok pesantren ini dapat menciptakan para generasi yang beriman dan semoga saja dapat menciptakan para da’i untuk masa yang akan datang ujarnya.
Nurhayati sahali selaku pimpinan pada yayasan pondok pesantren ini mengatakan bahwa lokasi untuk pembangunan pondok pesantren ini seluas kurang lebih satu hektar ini adalah hasil tanah wakaf.
Dan anggaran di dapat dari hamba Allah yang berada di pusat sebanyak 105 JT ucap nya lagi.(Amin lingga)

