Rajawalibaruna.com | ACEH UTARA – Dalam perkembangan terbaru terkait isu yang tengah menjadi sorotan publik, awak media Rajawali Baruna berhasil melakukan konfirmasi langsung melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp dengan Manajer PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Cot Girek, Bapak Khairullah, terkait tuduhan pemukulan terhadap seorang anak yang viral di media sosial.
Bapak Khairullah menanggapi isu tersebut dengan santai, menyatakan bahwa tuduhan tersebut adalah sebuah pembohongan dan tidak benar adanya. “Itu tidak benar, saya justru mencurigai adanya dalang yang secara sistematis mengarahkan massa untuk melakukan aksi yang merugikan nama baik perusahaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bapak Khairullah menegaskan, “Kalo memang benar adanya pemukulan terhadap anak kecil seperti yang dinyatakan oleh ayah si korban, kami mempersilakan untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Kami tidak keberatan sama sekali. Ini negara hukum, dan kita menjunjung tinggi aturan yang berlaku di negara kita. Kami persilakan Bapak Warsito, ayah dari anak yang diduga menjadi korban, untuk menempuh jalur hukum dan membuat laporan resmi ke kepolisian.”
Beliau juga menambahkan, “Kita tidak ingin polemik yang berkembang ini menjadi fitnah yang merugikan nama baik perusahaan dan menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Kita semua perlu kedewasaan dalam menyikapi setiap persoalan yang ada,” Ditambahkannya lagi, walau berita ini sudah banyak tayang di publik, yang bersangkutan belum melapor ke pihak penegak hukum, tutup Khairullah dalam pernyataan resminya.
Selain itu, tim media juga berhasil menghubungi salah seorang pendemo yang terlihat dalam video yang tengah viral tersebut. Dalam tanggapannya, yang bersangkutan menyatakan bahwa aksi demonstrasi tersebut sesuai dengan laporan yang disampaikan oleh ayah korban kepada awak media.
Hingga berita ini diturunkan, pihak media Rajawali Baruna masih berupaya untuk menghubungi Bapak Warsito, ayah dari anak yang diduga menjadi korban pemukulan, guna mendapatkan keterangan lebih lanjut terkait peristiwa ini.
Penulis: (Amun)
Kabiro Aceh Utara

