Rajawalibaruna.com | ACEH UTARA – Angin kencang yang melanda Kabupaten Aceh Utara beberapa hari lalu telah mengakibatkan kerusakan di lima kecamatan, yaitu Nibong, Meurah Mulia, Samudera, Tanah Luas, dan Banda Baro. Menanggapi bencana tersebut, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, langsung mendistribusikan bantuan darurat kepada masyarakat terdampak. Penyerahan bantuan dimulai pada Jumat, 11 Juli 2025, pagi pukul 09.00 WIB di Kecamatan Nibong, dilanjutkan secara simbolis di [Lokasi Penyerahan Bantuan Simbolis], disaksikan oleh perwakilan masyarakat dari masing-masing kecamatan, sejumlah pejabat pemerintah daerah, dan Cut Ernalita, S.Sos., Kabid Banjamsos pada Dinas Sosial P3A Kabupaten Aceh Utara yang turut mendampingi Bupati.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan kebutuhan mendesak lainnya yang bertujuan untuk meringankan beban warga yang rumahnya rusak maupun mengalami kerugian akibat bencana alam tersebut. Rincian bantuan yang disalurkan kepada masing-masing kecamatan sangat bervariasi, disesuaikan dengan tingkat keparahan dampak dan jumlah penduduk yang terdampak.
Kecamatan Nibong, yang mengalami kerusakan paling parah, menerima bantuan paling banyak. Paket bantuan untuk Kecamatan Nibong meliputi 1.150 kg beras, 30 paket pakaian anak, 50 dus air mineral, 180 pak biskuit, 240 botol kecap, 40 dus mie instan, 240 botol sambal, 480 kaleng sarden, 100 lembar jilbab, 100 stel mukena, dan 100 lembar selimut. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.
Sementara itu, Kecamatan Meurah Mulia menerima bantuan yang lebih sedikit, mengingat dampak kerusakan yang relatif lebih ringan. Bantuan yang diberikan meliputi 300 kg beras, 10 paket pakaian anak, 20 dus air mineral, 72 pak biskuit, 96 botol kecap, 10 dus mie instan, 96 botol sambal, 120 kaleng sarden, 25 lembar jilbab, 25 stel mukena, dan 25 lembar selimut.
Kecamatan Samudera menerima bantuan berupa 500 kg beras, 10 paket pakaian anak, 43 dus air mineral, 144 pak biskuit, 192 botol kecap, 23 dus mie instan, 192 botol sambal, 240 kaleng sarden, 45 lembar jilbab, 45 stel mukena, dan 45 lembar selimut.
Di Kecamatan Tanah Luas, bantuan yang disalurkan meliputi 35 kg beras, 2 paket pakaian anak, 3 paket keluarga (family kit) yang berisi kebutuhan pokok rumah tangga, 3 dus air mineral, 24 pak biskuit, 24 botol kecap, 3 dus mie instan, 24 botol sambal, 60 kaleng sarden, 6 lembar jilbab, 6 stel mukena, dan 6 lembar selimut.
Terakhir, Kecamatan Banda Baro, yang mengalami kerusakan paling ringan, menerima bantuan yang paling sedikit, yaitu 15 kg beras, 3 dus air mineral, 12 pak biskuit, 12 botol kecap, 2 dus mie instan, 10 botol sambal, 30 kaleng sarden, 2 lembar jilbab, dan 2 stel mukena.
Bupati Ismail A. Jalil dalam sambutannya menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat. Beliau juga menekankan komitmen pemerintah daerah untuk terus berupaya membantu masyarakat terdampak hingga kembali pulih sepenuhnya. Selain bantuan yang telah disalurkan, pemerintah daerah juga akan melakukan asesmen lebih lanjut untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan proses pemulihan berjalan lancar. Tim dari BPBD Kabupaten Aceh Utara juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan perbaikan rumah warga yang rusak. Pemerintah daerah juga membuka posko bantuan bagi masyarakat yang ingin memberikan kontribusi untuk membantu meringankan beban para korban angin kencang
penulis (Munir)
editor Redaksi

